Cara Menghilangkan Noda Deodoran Di Baju

Noda deodoran bisa berwarna putih pada baju berwarna dan berwarna kuning pada baju putih. Simak cara menghilangkan noda deodoran di baju dalam artikel ini.

Noda di ketiak baju bisa disebabkan oleh berbagai hal. Warnanya pun tidak selalu kuning, tetapi bisa juga cokelat, biru, hitam, abu-abu, atau jambon tergantung pada penyebab noda, bahan baju, dan warna kain. Salah satu penyebab yang paling umum adalah timbunan deodoran atau antiperspirant di serat-serat kain. Cara menghilangkan bekas deodoran di baju perlu disesuaikan dengan bahan baju dan warna kain.

Noda di ketiak baju akibat timbunan deodoran atau antiperspirant

Noda akibat tumpukan sisa-sisa deodoran atau antiperspirant tampak semakin gelap setiap kali baju dikenakan. Noda semacam ini berwarna kuning atau cokelat pada kain berwarna terang dan berwarna putih kerak kapur pada kain berwarna gelap. Jika ini terjadi pada pakaian Anda, coba tips menghilangkan noda deodorant sebagai berikut:
  • Sikat bagian baju yang bernoda dengan sikat gigi bekas yang dibasahi cuka putih, kemudian bilas dengan air bersih.
  • Jika cara di atas tidak berhasil mengatasi noda, rendam area bernoda di dalam spiritus (methylated spirit/denatured alcohol) selama satu jam. Gantung bagian baju yang tidak bernoda lebih tinggi sehingga spiritus tidak terserap bagian tersebut.
  • Bilas dengan air bersih kemudian cuci seperti biasa memakai mesin cuci dan deterjen cair untuk meluruhkan residu noda dan cairan penghilang noda.
 

Noda akibat reaksi deodoran/antiperspirant dan bahan baju yang sensitif terhadap zat asam

Perubahan warna pada bagian bawah lengan baju bisa juga disebabkan oleh material baju atau bahan pewarna kain yang sensitif terhadap zat asam. Antiperspirant memiliki pH tinggi atau bersifat asam. Sayang sekali, tidak semua baju diproduksi dengan bahan yang tahan dipakai sehari-hari bersamaan dengan pemakaian antiperspirant. Reaksi antara antiperspirant dan bahan pewarna kain yang sensitif terhadap asam bisa menimbulkan perubahan warna pada bagian ketiak baju. Noda berwarna biru atau jambon umum terjadi dan dalam banyak kasus bersifat permanen. Perubahan warna tersebut kadang masih bisa diatasi dengan cara mencuci bagian tersebut memakai deterjen lembut walaupun hasilnya sulit dipastikan. Anda mungkin perlu jasa penatu profesional yang memiliki keahlian memulihkan warna kain bernoda.

Peringatan ketika menghilangkan noda deodoran di baju

Bahan-bahan penghilang noda deodoran yang disebutkan dalam artikel ini perlu digunakan secara hati-hati, baik demi keselamatan Anda sendiri maupun demi keselamatan baju yang ditangani. Spiritus bersifat mudah terbakar. Ikuti aturan pakai pada label kemasannya, kenakan sarung tangan karet untuk menghindari kemungkinan reaksi alergi alkohol, dan gunakan di ruang yang berventilasi udara baik.
Bahan apa pun yang Anda pakai, tes terlebih dulu di bagian baju yang tersembunyi. Hentikan pemakaian jika terjadi pemudaran warna kain. Berikut ini salah satu cara mengetes bahan penghilang noda untuk mengetahui apakah warna kain antiluntur atau tidak.
  • Basahi bagian kecil tersembunyi, misalnya jahitan bagian bawah sisi dalam baju, dengan bahan yang akan Anda pakai.
  • Tutup bagian tersebut dengan selembar kain putih.
  • Setrika kain putih tersebut.
  • Jika warna kain baju berpindah ke kain putih, maka kain baju tersebut tidak antiluntur sehingga Anda perlu menghentikan pemakaian bahan tersebut.
Selain itu, baca petunjuk perawatan pada label pakaian Anda dan hindari pemakaian bahan-bahan di atas pada kain sutra dan wol.

Tips mencegah noda deodoran di baju

Guna memperkecil risiko noda di baju, kami menganjurkan Anda membiarkan deodoran atau antiperspirant hingga kering sebelum Anda mengenakan baju. Hindari mengoleskan atau menyemprotkan deodoran atau antiperspirant setelah Anda mengenakan baju. Segera terapkan salah satu cara menghilangkan bekas deodoran di baju sebagaimana dibahas di atas ketika Anda menemukan tanda-tanda noda di bagian ketiak baju.

Sumber dan Foto : www.cleanipedia.com

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...