Prosedur Komplain Bagi Pelanggan



Untuk menjaga kepuasan pelanggan atau konsumen, sebaiknya usaha laundry pun jelas-jelas menerapkan prosedur komplain. Informasi prosedur ini harus terbuka dan tersampaikan di awal kepada konsumen agar mereka lebih memahami dan bagaimana harus bertindak bila terjadi sesuatu pada pakaian mereka.

Contohnya:
 
Komplain pada Laundry Kiloan baik untuk baju yang hilang atau rusak :
  • 1 potong baju atasan /bahan yang ringan (kemeja, kaos, blouse, dll) akan kami perhitungkan : Berat per potong 0.5 kg dan dikalikan sebanyak 10 x ongkos cuci Rp. 7.000,- = Rp. 35.000,- atau dapat pula diakumulasikan menjadi 5 kg gratis cuci reguler.
  • 1 potong baju bawahan / bahan yang berat (celana, jeans, dll) akan kami perhitungkan : Berat per potong 0.6 kg dan dikalikan sebanyak 10 x ongkos cuci Rp. 7.000,- = Rp. 42.000,- atau dapat pula diakumulasikan menjadi 6 kg gratis cuci reguler.
Catatan :
  1. Komplain  hanya dapat dilayani maksimal 24 jam dari saat barang di terima oleh  pelanggan, baik untuk pelanggan dari outlet ataupun pelanggan dari agen.
  2. Proses komplain akan hanya dilayani dengan menunjukkan nota atau menyerahkan nomer nota dan tanggal masuk cuciannya.
  3. Lebih dari 24 jam,segala bentuk komplain tidak dapat ditanggapi.
  4. Proses komplain memerlukan waktu untuk investigasi kasus dan penyelesaiannya
  5. Semua bentuk komplain akan di urus oleh Outlet Pusat, termasuk order dari Agen akan diurus langsung oleh Outlet Pusat

Usaha Laundry Anda Harus Memiliki Keunggulan



Anda tentunya harus memiliki keunggulan tersendiri, beda dengan yang lain. Keunggulan inilah yang menjaga konsumen tidak lari kepada kompetitor.

Ini contoh keunggulan dan merupakan keuntungan lebih bagi konsumen jika menggunakan jasa cuci pakaian anda, antara lain adalah :
  1. Mengutamakan kesempurnaan dalam kualitas yang diberikan kepada seluruh pelanggan.
  2. Menggunakan Chemical Laundry berkualitas Premium yang Ramah Lingkungan.
  3. Adanya Garansi Cuci Ulang tanpa dipungut biaya tambahan bagi Anda yang mungkin kurang puas dengan hasil kerja kami, misalkan  tidak bersih ataupun tidak rapi dalam hasil setrika.
  4. Menggunakan Tenaga Kerja Profesional yang telah ditraining/dilatih.
  5. Menggunakan pedoman cuci berdasarkan Textile Care Washing Symbol sehingga cucian Anda senantiasa awet dan sesuai dengan usia pakainya.
  6. Menggunakan Mesh Laundry Bag (Kantong Cuci Khusus) dalam mencuci sehingga serat pakaian Anda tidak akan menjadi rusak karena sering di tusuk oleh jarum tag gun untuk pin label dan risiko untuk tertukar sangat kecil.
  7. Cucian pelanggan tidak dicampur saat mencuci, sehingga mudah dalam pengontrolan dan tidak membuat pelanggan risih.
  8. Tersedia area basah dan area kering, sehingga tidak mengganggu proses pencucian, proses pengeringan, dan proses setrika.
  9. Menggunakan mesin pengering pakaian dan lemari khusus pengering dan tidak menggunakan pengeringan sinar matahari, sehingga cucian anda senantiasa steril dari debu dan kotoran lain yang mungkin menempel.
  10. Berbagai Surprise Reward yang  menarik yang selalu kami  berikan sebagai wujud kepedulian kami terhadap pelanggan.

Ikuti Prosedur Kerja Usaha Laundry Ini



Banyak literatur yang membahas berkaitan prosedur kerja, baik di swasta dan pemerintahan. Begitu pentingnya prosedur kerja maka setiap usaha pun harus memiliki dan dilakukan oleh setiap karyawan atau pekerja. Hal ini tentunya untuk menjamin kualitas mutu dan pekerjaan dan pada akhirnya memberikan loyalitas bagi konsumen.

Berikut prosedur kerja yang sebaiknya diterapkan pada usaha laundry dan diterapkan dalam penanganan setiap order yang masuk :
  1. Proses inspeksi pakaian yaitu memeriksa tiap kantung saku akan di cek agar tidak ada barang yang tertinggal serta proses pengecekan awal menggunakan kartu order.
  2. Setiap pakaian akan dicek terlebih dahulu  apakah ada bagian tertentu yang sebenarnya tidak boleh dicuci.
  3. Pengelompokan cucian berdasarkan warna, jenis material cucian, dan jenis tertentu yang memungkinkan terjadi kelunturan.
  4. Setiap ada noda atau kotoran membandel, akan dibersihkan terlebih dahulu atau melalui proses perendaman dengan chemical khusus sebelum dilakukan pencucian.
  5. Pencucian dengan tangan (manual) akan dilakukan bila dibutuhkan tergantung dari jenis material cucian.
  6. Pencucian dengan chemical laundry berkualitas premium dan ramah lingkungan serta menggunakan kantong cuci khusus agar tidak terjadi kerusakan atau tersangkut di dalam mesin cuci. Kami pun mencuci tidak menggunakan tag pin guna menghindari terjadinya kerusakan serat pakaian yang diakibatkan tusukan jarum tag gun.
  7. Pakaian yang telah dicuci akan segera dipindahkan ke mesin pengeringan untuk dikeringkan sesuai jadwal yang ditetapkan.
  8. Proses penyemprotan pewangi pakaian dengan takaran yang pas yang mampu menempel di pakaian dalam jangka waktu lama.
  9. Pengecekan terakhir untuk menjamin bahwa pencucian telah dilakukan sesuai prosedur kerja dan kartu order agar tidak tertukar.
  10. Semua pakaian bersih dibiarkan sesaat agar pewangi pakaian meresap ke serat kain.
  11. Proses pengepakan dan pengemasan dengan rapi dan terlindungi dan masuk dalam rak pengambilan ataupun proses pengantaran.