Tips Menyeterika Celana Panjang

Sering kita lupa bahwa kerapian cara berpakaian seseorang bukan saja hanya dilihat dari bajunya saja. Tetapi kerapian dan cara menyeterika celana panjang yang benar justru tidak kalah pentingnya, bahkan acapkali menjadi faktor penentu penampilannya, berikut akan kami bahas solusinya semoga bermanfaat untuk bisnis/usaha laundry anda.

Cara menyeterika celana panjang yang tidak benar akan menyebabkan rusaknya penampilan pemakaiannya, walau seberapapun mahalnya celana tersebut dibeli. Sebaliknya cara penyeterikaan yang benar dan rapi akan menjadikan tampilan celana panjang tersebut menjadi seperti pakaian high class.
Katagori celana yang rusak karena cara penyeterikaan yang salah adalah :

  1. Ada bagian permukaan yang tampak mengkilat.
  2. Ada bagian permukaan yang menjadi gosong atau hangus bekas terkena seterika.
  3. Ada bagian yang berlobang terkena seterika.

Seperti apa kelihatannya
Yang sering terlihat adalah antara lain :

  1. Ada bagian yang garis seterikanya harus tampak tegas, tetapi justru tidak terlihat atau sebalik.
  2. Pada bagian tertentu permukaan pakaian tampak mengkilat, umumnya dibagian lipatan jahitan.
  3. Ada bagian permukaan pakaian yang masih tampak lecek seperti tidak diseterika.

Yang seringkali terjadi adalah :

1. Kurang mempunyai dasar pengetahuan yang cukup tentang jenis-jenis tekstil dengan segala kondisi dan permasalahannya.
2. Kurang mengetahui teknik dasar cara mempergunakan jenis-jenis seterika dengan benar, misalnya :
  • Mesin wool press atau seterika uap (hand steam iron) digunakan untuk celana yang berjenis bahan wool atau campurannya.
  • Mesin cotton press atau seterika tangan listrik digunakan untuk celana yang berjenis bahan katun, rami, polyester dan sejenisnya.
3. Kurang memahami bagian-bagian celana yang :
  • Perlu harus bergaris tegas dan tidak perlu ada garis pada bagian tertentu.
  • Harus yang harus diseterika uap atau diseterika listrik.
  • Harus diseterika dengan mesin press (wool press atau cotton press) atau diseterika tangan, baik pada bagian tertentu ataupun keseluruhan.

Bagaimana cara mencegahnya
1. Bagian celana panjang yang harus kelihatan tegas garis seterikanya adalah bagian kaki dari mulai pangkal paha kebawah.
2. Bagian celana panjang yang tidak boleh ada garis bekas seterika adalah :
  • Bagian pinggang sampai dengan pangkal paha.
  • Bagian rempel-rempel celana panjang sekitar pinggang atau perut.
3. Gunakan meja seterika dengan segala perlengkapannya sesuai standar. Alas tatakan meja seterika harus cukup membal. Jika buatan pabrik, gunakan meja seterika yang dilengkapi dengan penyedot udara (air vacuum), agar hasil seterika lebih bagus lagi.

Kesimpulannya :
Kualitas hasil seterika yang benar secara dominan akan memberikan kesan yang kuat terhadap kualitas pekerjaan binatu atas celana panjang tersebut secara keseluruhan. Apabila tidak ada seterika uap atau mesin wool press, maka gunakan seterika tangan listrik dengan memakai alas kain bersih yang sebelumnya dibasahi (sekedar lembab saja).

Sumber: mesinlaundry.com

Tips Menyeterika Jas Yang Benar

Sering kita melihat seseorang mengenakan jas atau jacket dari merek atau penjahit  terkenal dengan bahan yang tidak murah, namun nampak seperti jas murahan, hanya karena cara penyeterikaannya yang tidak benar. Berikut akan kami bahas solusinya semoga bermanfaat untuk bisnis/usaha laundry anda.

Jas atau jacket yang kita kenal kebanyakan terbuat dari bahan wool, sutera, katun, rami, polyester, karet juga kulit hewan (leather dan suede). Bahkan ada yang dibuat dari serat tiruan jenis polymer, plastik, karet dsb.

Katagori jas atau jacket yang dianggap rusak karena cara penyeterikaan yang salah adalah bila :
  1. Ada bagian permukaan bahannya yang tampak mengkilat.
  2. Ada bagian permukaan bahannya yang menjadi gosong, lumer atau hangus bekas terkena seterika.
  3. Ada bagian bahannya yang berlobang terkena seterika.

Seperti apa kelihatannya 
Yang sering terlihat adalah antara lain :
  1. Bagian yang seharusnya tidak ada garis seterika, tetapi justru terlihat atau sebalik.
  2. Permukaan bahannya ada yang mengkilat, misalnya dibagian yang ada rempelnya atau yang ada lipatan jahitannya.
  3. Permukaan pakaian ada yang masih tampak lecek seperti tidak diseterika.
  4. Menjadi lumer, gosong bahkan hilang karena seharusnya sama sekali tidak perlu dan tidak boleh diseterika.

Apa Penyebabnya 
Yang seringkali terjadi adalah :

1. Kurang mempunyai dasar pengetahuan yang cukup tentang jenis-jenis tekstil dengan segala kondisi dan permasalahannya.
2. Kurang mengetahui teknik dasar cara mempergunakan jenis-jenis seterika dengan benar, misalnya :
  • Mesin wool press, form finisher atau seterika uap (hand steam iron) digunakan untuk pakaian yang berjenis bahan wool, sutera, acrylic, saten dan sejenisnya juga bahan yang tipis.
  • Mesin cotton press atau seterika tangan listrik digunakan untuk pakaian yang berjenis bahan katun, rami, polyester dan sejenisnya.
  • Sedangkan jas atau jacket yang berbahan karet ataupun plastik dan campurannya, sama sekali tidak boleh diseterika.
3. Kurang memahami pakaian-pakaian yang :
  • Bagian mana yang perlu harus diberi garis tegas dan bagian mana yang tidak perlu ada garis.
  • Harus diseterika uap atau yang perlu hanya diseterika listrik.
  • Harus diseterika dengan mesin press (wool press atau cotton press) atau cukup hanya diseterika tangan, baik pada bagian tertentu ataupun keseluruhan.
  • Tidak perlu diseterika sama sekali, karena justru akan rusak jika diseterika.

Bagaimana Cara Mencegahnya
  1. Bagian jas atau jacket yang harus kelihatan tegas garis seterikanya adalah hanya pada kerah jas bagian bawah, dengan ukuran 3 jari dari kancing jas paling atas.
  2. Seluruh permukaan jas atau jacket, terutama bagian kerah dan lengan tidak boleh ada garis bekas seterika. Jadi kerah jas atau jacket ( terutama bagian atas) secara umum tampak roll tanpa ada garis mati bekas seterika.
  3. Gunakan mesin form finisher (jika memungkinkan), untuk menyeterika jas atau jacket dengan benar.
  4. Gunakan seterika tangan uap atau listrik dimeja seterika dengan segala perlengkapannya sesuai standar. Alas tatakan meja seterika harus cukup empuk. Sebaiknya gunakan meja seterika yang dilengkapi dengan penyedot udara (air vacuum), agar hasil seterika lebih bagus lagi.

Kesimpulannya : 
Kualitas hasil seterika yang benar (terutama dibagian kerah) secara dominan akan memberikan kesan yang kuat terhadap pekerjaan pencucian atas jas atau jacket tersebut secara keseluruhan. Apabila tidak ada seterika uap atau mesin wool press, maka gunakan seterika tangan listrik dengan memakai alas kain bersih yang sebelumnya dibasahi (sekedar lembab saja).

Sumber: mesinlaundry.com

Permasalahan Benang Permadani

Kain yang terbuat dari benang ini terasa lembut, nampak mewah dan teksturnya mirip kain beludru seperti yang sering dipakai membuat sweater tetapi mudah rusak tergores, jika dicuci dengan mesin cuci maka perputaran mesin cucinya harus dikurangi.

Pakaian yang terbuat dari serat benang ini, dapat dicuci drycleaning maupun wetcleaning dengan dimasukkan kedalam kantung jarring cucian (washing net).

Jenis bahan ini sebaiknya diseterika dengan seterika tangan uap atau diseterika dengan mesin seterika uap (wool press). Sedangkan untuk menghilangkan noda-nodanya dapat digunakan spotting chemical yang dipakai juga dalam proses pencucian dryclean, termasuk solvent PCE atau perc (perchloroethylene), pyratex, bon go dsb. yang semua telah kami sediakan.
 
Benang Permadani (Chenille)
Benang permadani (chenille) amat terkait dengan struktur serat benang dan kain dari serat benang buatan manusia. Jenis serat benang yang terbaru mempunyai bulu-bulu halus membentuk semacam benjolan, mirip alat pembersih pipa. “ Chenille “ adalah istilah orang Perancis untuk mengganti sebutan ulat bulu. Serat benang permadani (chenille) dibuat dengan cara memotong jalinan serat benang supaya melengkung atau bergaris-garis memanjang. Pada bagian ujung yang ada belitan serat benang akan menjadi terlepas dan membentuk lingkaran. Benangnya bisa berasal dari jenis apapun kemudian dibuat konstruksi anyaman dan rajutan. Jika lapisan serat benang dipindahkan, maka bagian kain yang seperti jaring atau benang aslinya akan menjadi jelas terlihat.

Kain yang terbuat dari benang ini terasa lembut, nampak mewah dan teksturnya mirip kain beludru seperti yang sering dipakai membuat sweater. Baru-baru ini benang permadani (chenille) juga dipakai sebagai benang jahit disejumlah penjahit pakaian, seperti misalnya untuk menjahit jacket. Jenis benang ini juga digunakan untuk membuat hiasan pada bedspread dan perlengkapan rumah tangga lainnya. Oleh pabrik pembuat tekstil, benang permadani (chenille) juga sering digabungkan dengan satu atau beberapa jenis benang lainnya agar dapat dihasilkan desain sebagaimana yang dikehendaki.
 
Permasalahan
Jika benang permadani (chenille) digunakan untuk merajut secara langsung atau dengan melepas konstruksi jalinannya maka kain akan menjadi sangat terbatas kemampuan daya tahannya. Oleh karena adanya beberapa kelemahan benang permadani (chenille) yang mudah rusak tergores, jika dicuci dengan mesin cuci maka perputaran mesin cucinya harus dikurangi.

    Lapisan permukaan tonjolan hilang : tonjolan yang dibentuk oleh benang tidak tahan lama atau akan kembali menjadi benang lagi, oleh karenanya cenderung lebih baik hindari terjadinya gesekan atau jangan digosok permukaan kain pada saat dipakai. Kondisi ini seperti ini biasanya sering tampak pada bagian ketiak, bagian lingkar leher atau beberapa bagian lainnya. Hilangnya tonjolan tersebut juga bisa diakibatkan karena gesekan mekanis pada saat proses pencucian, sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan yang mudah terlihat setelah proses pencucian.
 
    Sobek/ berlobang : permukaan yang tidak beraturan, seperti tarikan cacing atau kainnya sobek adalah tanda bahwa konstruksi bahannya sudah tidak lagi terjalin rapat. Benang permadani yang sudah tidak bagus kondisinya cenderung akan akan merusak bahan. Kerusakannya mungkin memang karena umur bahan, akan tetapi akan menjadi semakin lebih parah lagi jika mengalami gesekan-gesekan dalam proses pencucian.

Inspeksi
Periksa setiap pakaian yang memakai benang permadani (chenille) dengan meratakan bulu-bulu halusnya, apakah ada lobang, sobek atau ada serat benangnya yang hilang pada bagian sambungan lengan, lekukan-lekukan bagian ujung pakaian, bagian bahu/ pundak, bagian siku dan pada beberapa bagian lain yang telah tergesek atau terkelupas karena dipakai. Catat setiap kelainan kondisi pakaian tersebut dan beritahukan segera kepada pemiliknya.
 
Menghilangkan Noda
Lakukan test terhadap ketahanan warnanya dengan kedua macam obat penghilang noda ( dryside dan wetside ) sebelum melakukan proses penghilangan nodanya. Beberapa serat benang mungkin harus diratakan dengan uap air ( steam ) atau obat penghilang noda jenis yang perlu pembasahan ( wetside agents ), selanjutnya periksa kelainan-kelainan yang terjadi dibanding dengan setelah dispotting.
 
Dry Cleaning
Jika cara jenis pelayanan dryclean ini memang disebutkan pada label instruksi penanganan pakaian tersebut. Pakaian-pakaian dengan serat chenille yang harus dicuci secara drycleaning harus dimasukkan kedalam jaring cuci ( washing net/ net bag).
 
Wet Cleaning
Jika direkomendasikan bahwa dapat dicuci drycleaning, maka ikuti petunjuknya. Jika ternyata setelah dicuci secara drycleaning tetapi warnanya luntur, lakukan proses pencucian sesuai jenis serat benangnya dengan program pencucian khusus.

Prosedur Pencucian Wetcleaning Yang Disarankan
Keadaan Cara
Suhu Air 27ºC – 30ºC
Proses Pencucian 5 – 10 menit dengan gerakan lembut
Pembilasan 2 – 4 menit dengan gerakan lembut
Pemerasan 3 menit – kecepatan tinggi
Pengeringan Letakkan mendatar atau keringkan dengan suhu sekitar 50ºC pada program “ moisture retention “


Jika diperlukan penyeterikaan, gunakan seterika tangan uap dengan tekanan rendah. Hindari tekanan langsung pada bahan jika sedang disemprot lembab dengan uap air, karena bagian kain yang menonjol akan menjadi rata permanen.

Sumber: mesinlaundry.com

Permasalahan Gesper (Ikat Pinggang)

Gesper yang terbuat dari kulit apalagi yang kemudian dilapisi kain hendaknya jangan dibiarkan sampai terlalu kotor baru dicuci. Demikian juga syal dan kerudung. Sebaiknya dicuci oleh orang yang sudah pernah mengikuti pelatihan intensif, agar dicapai hasil yang profesional.
 
Pendahuluan
Kini, gesper dibuat dari berbagai macam bahan, antara lain kulit luar, kulit bagian dalam, pita, kulit tiruan dari plastik, bahan elastis, bahan anyaman, rantai logam atau untaian logam, untaian kayu, lonjoran plastik, dan sedotan plastik. Beberapa gesper juga ada yang terbuat dari bahan tekstil. Gesper juga bisa dibuat dari bahan kayu, kulit luar, logam, plastik, atau logam yang dibungkus bahan tekstil.

Bahan yang dibuat menjadi gesper bisa dengan cara dilem atau dijahit agar menjadi kaku. Gesper yang dibuat dengan cara dijahit, akan lebih tahan lama, namun biayanya menjadi sedikit lebih mahal jika dibanding dengan gesper yang dibuat dengan cara dilem. Beberapa jenis gesper juga ada yang terbuat dari kulit bagian dalam yang sederhana, yang sudah diproses atau yang dikombinasikan dengan kulit lain sebagai lapisan dalamnya.
 
Permasalahan Khusus
 
Penyeterikaan
Kain yang melapisi gesper yang menyentuh pakaian bisa jadi menimbulkan masalah ketika membersihkannya dari kotor/ noda. Sebagaimana pakaian, ada sejumlah komponen dan konstruksi detil yang dapat menimbulkan masalah pada saat pencuciannya. Beberapa komponen bisa jadi menyulitkan jika ada yang harus dikurangi supaya lebih nyaman. Banyak konsumen yang telah mendapat kesan yang salah tentang cara yang aman yang dapat direkomendasikan dalam hal pengaruh gesper terhadap pakaian dan pencuciannya dengan cara drycleaning. Ada beberapa masalah khusus yang sering terjadi :

Susut Jika dicuci air, maka ada komponen kulit gesper yang sering kali menjadi susut atau tertarik keatas, sehingga membuatnya tidak mungkin bisa diseterika secara rata mendatar. Bagian yang menyusut sering kali adalah yang disisi bagian belakang atau bagian sambungan, sehingga menjadikannya tertarik keatas.

Mengeras. Jika pakaiannya direkomendasi harus dicuci drycleaning dan lapisan ikat pinggangnya terbuat dari vinyl atau kombinasinya, maka vinyl tersebut akan menjadi kaku atau keras. Beberapa jenis vinyl dapat dicuci dryclean dengan berbagai macam jenis solvent, petroleum atau hanya fluorocarbon, sementara ada juga jenis vinyl yang sama sekali tidak bisa dicuci dryclean.

Penyesuaian Warna. Warna bahan cenderung akan memudar jika pakaian sering dicuci baik secara laundry maupun drycleaning. Sebaiknya jangan dicuci, agar warnanya tahan lama. Bila sudah berubah warna, maka sering kali kemudian menjadi tidak sesuai dengan warna pakaian.

Noda Perekat/Lem. Para pembuat ikat gesper biasanya menggunakan perekat atau lem. Perekat yang digunakan sering kali tidak tahan terhadap solvent ataupun air, bahkan ada zat perekat atau lem yang meleleh sampai disisi luar ikat pinggang, karena memang berupa gesper lama dan karena suhu udara yang tinggi. Noda zat perekat atau lem ini sering kali tidak bisa dihilangkan. Jika nampak ada noda zat perekat yang muncul setelah pakaian dicuci, segera lap dengan obat penghilang noda jenis volatile dry solvent (VDS) menggunakan busa, kemudian keringkan segera.

Timang gesper. Terbuat dari logam, tapi ada juga yang kemudian dilapisi kain, plastik, kayu, kulit atau dilapisi pernis. Zat perekat yang digunakan kebanyakan tidak tahan terhadap air atau solvent. Jika lembab, maka logam timang akan berkarat sehingga menyebabkan noda pada sisi-sisi luarnya. Timang plastik umumnya dibuat dari polystyrene yang tentu tidak tahan (mudah hancur) jika terkena percloroethylene (minyak drycleaning). Lebih aman jika dicuci dengan fluorocarbon. Timang yang diberi lapisan pernis tidak tahan terhadap solvent dan akan terkelupas jika sering dipakai atau jika dikeringkan dalam mesin pengering. Demikian juga timang yang terbuat dari kayu ataupun kulit disarankan sebaiknya jangan dicuci dengan solvent ataupun air.

Syal dan Kerudung. Beberapa syal atau kerudung ada yang diberi sentuhan lukisan tangan atau diberi sulaman yang dapat menimbulkan masalah karena lukisannya bisa hilang atau luntur. Kerudung yang pinggirnya diberi hiasan rumbai-rumbai panjang, bisa kusut jika tidak ditangani dengan benar

Sarung tangan. Daya tahan dan ketahanan bentuk sarung tangan amat tergantung pada cara pemakaian dan konstruksinya. Beberapa sarung tangan yang terbuat dari bahan kulit dibuat dapat dicuci air.
 
Untuk Petugas Counter
Gesper. Setiap menerima pakaian yang ada gespernya, maka harus diperiksa dengan teliti kondisi gespernya apakah sudah ada noda atau kondisinya sangat kotor. Beritahukan kepada pelanggan dan beri catatan khusus pada bon/bill-nya. Jelaskan bahwa kemungkinan gespernya yang sangat kotor itu tidak bisa dibersihkan dengan memuaskan. Jelaskan pula bahwa gesper yang diberi lapisan kain juga tidak dapat dibersihkan dengan memuaskan karena dikhawatirkan justru akan merusakkannya (warnanya memudar setelah dicuci).

Syal dan Kerudung. Periksa dengan teliti apakah ada noda atau ada bagian yang rusak. Catat setiap noda ataupun kerusakannya pada bon/billnya. Ada juga syal atau kerudung yang sangat mahal harganya sehingga harus ditangani dengan sangat hati-hatinya. Jangan lupa beritahukan kepada pelanggan, agar selalu memperhatikan label instruksi serta cara pemakaiannya dengan benar.

Sarung tangan. Periksa sarung tangan dengan teliti, apakah ada noda-noda, noda minyak dan apakah ada bagian yang sobek. Catatlah semua permasalahan tersebut pada bon/ bill-nya. Tanyakan kepada pelanggan apakah ada ketentuan cara pencuciannya pada waktu pembelian sarung tangan tersebut.
 
Membersihkan noda dan Mencuci
Gesper. Membersihkan noda-noda pada gesper kulit perlu harus dikerjakan oleh tenaga yang profesional dibidang kulit. Tergantung dari konstruksinya, jenis kulitnya, penanganan akhirnya, kondisinya serta jenis nodanya, karena mungkin justru ikat pinggangnya rusak, jika nodanya dipaksa harus hilang. Noda kecil pada kain yang melapisi ikat pinggang bisa jadi mudah dihilangkan setelah melalui percobaan. Namun jika ikat pinggangnya sangat kotor, maka sebaiknya dibersihkan secara bertahap sampai bersih seluruhnya. Sebaiknya hal itu dilakukan setelah ada persetujuan dari pelanggan. Bersihkan hanya dengan cara cuci tangan. Jika harus dicuci drycleaning, lap dengan kain bersih yang sudah diberi volatile dry solvent (VDS). Sebaiknya dilakukan diruangan yang berventilasi cukup, dan petugasnya harus memakai sarung tangan dan masker. Noda-noda yang dapat dihilangkan dengan air harus segera dibilas dengan semprotan uap dan gunakan penghilang noda yang tepat, kemudian tutul-tutul dengan handuk putih yang bersih agar semua noda dan obat pembersihnya terserap, kemudian bilas dan keringkan dengan disemprot-semprot angin. Ada beberapa jenis kain pembungkus ikat gesper yang tidak dapat dicuci dalam mesin.

Syal dan Kerudung. Karena umumnya bermotif hasil cetak tangan, lukisan tangan atau border (sulaman), maka cara penghilangan nodanya harus dilakukan ekstra hati-hati dengan mempertimbangkan akibat-akibat negatifnya yang mungkin akan terjadi. Jika nodanya berasal dari zat cair dan disebabkan kelunturan warna lain, maka sebaiknya jangan langsung dilakukan spotting. Test dulu ketahanan warnanya dengan obat-obat penghilang noda yang dipakai. Kemungkinan lebih aman dicuci secara dryclean atau wetclean. Lakukan test dengan membasahi solvent pada area tertentu, kemudian tutul-tutul dengan kertas tissue atau handuk putih, sebelum melakukan pencucian drycleaning. Dan lakukan test ketahanan warna dengan meneteskan air dan deterjen netral pada bagian tertentu dengan prosedur yang sama, sebelum melakukan pencucian wetcleaning. Pastikan bahwa setiap warna sudah diketahui ketahanannya. Beberapa syal dan kerudung ada yang diberi label instruksi cara pencuciannya walaupun sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Ikuti label instruksi yang ada tersebut. Jika pinggiran syalnya tebal dan dikhawatirkan kusut atau rusak, sebaiknya syal tersebut dimasukkan kedalam kantung jaring pencucian atau dimasukkan kedalam kantung kain yang dijahit pinggirannya.

Sarung tangan. Sarung tangan kulit sama sekali tidak boleh diroll. Sarung tangan kulit harus sering dicuci bersih sebelum terlalu kotor. Pastikan bahwa sarung tangan yang dibeli adalah jenis yang dapat dicuci air ataupun dryclean. Ini penting karena biasanya sarung tangan kulit yang pada label instruksinya ditulis harus dicuci dryclean, maka ternyata sarung tangan tersebut tidak pernah dicuci. Disarankan oleh pabrik pembuatnya sarung tangan kulit dapat dicuci dengan air hangat atau air dingin, sabun lembut, yang harus diganti sampai sarung tangan tersebut bersih. Sarung tangan yang dibuat dari kulit lembut, kulit rusa betina atau kulit kambing dapat dicuci tangan dan dibilas dengan sabun bersih. Semua jenis sarung tangan yang terbuat dari kulit dapat dicuci tangan sampai bersih dan harus dibilas dengan air hangat yang bersih.

Sarung tangan yang basah tidak boleh diperas, tidak boleh dikeringkan dengan cara digantung dekat sumber panas atau dijemur dibawah sinar terik sinar matahari, Cara terbaik untuk menghilangkan bagian yang terlalu lembab adalah menyerapnya dengan handuk, dan taruh dihanduk tersebut sampai kering dalam ruangan yang tempat didalam ruangan yang bersuhu sedang/ moderat. Jika sudah kering maka lembutkan dengan cara menggosok-gosokannya diantara jari-jari tangan yang basah, kemudian dicoba-gosokkan pada telapak tangan untuk mengetahui apakah sudah kering dan lembut atau belum. Rajutan sarung tangan dan sarung tangan kain dapat dicuci dengan cara yang sama.
 
Tahap Akhir
Gesper. Jika gesper telah dicuci dan perlu diseterika, maka perhatikan bagian belakang atau kondisinya yang kemungkinan akan rusak jika terkena uap air. Atau mungkin juga ada bagian yang terbuat dari plastik atau vinyl yang tentu akan mudah rusak jika terkena panas.

Syal dan Kerudung. Jangan diseterika atau dilipat. Blok segi empat atau membujur kemudian lipatlah
 
Kesimpulan
Gesper.Saat ini banyak tekstil penutup gesper yang menimbulkan banyak masalah dalam hal pencuciannya, yang sering kali justru menimbulkan ketidak-puasan konsumen karena kekurang-pengertian yang tidak cukup memuaskan yang harus diberikan oleh petugas laundry. Akibatnya kemudian menimbulkan claim. Sebenarnya yang harus disalahkan adalah pabrik pembuat gesper tersebut, karena tidak mencantumkan label cara-cara pencuciannya, sehingga menyulitkan sipetugas laundry ketika harus mencucinya, karena ia harus membersihkan noda kotor dengan warna yang tidak boleh berubah. Tetapi memang secara internasional sampai dengan saat ini belum ketentuan yang mewajibkan produsen gesper untuk juga mencantumkan label cara pemeliharaan dan perawatannya.

Syal dan Kerudung. Harus ditangani dengan hati-hati dan jangan lupa selalu lakukan test ketahanan warnanya sebelum memroses cuci. Tekankan hal ini kepada setiap petugas laundry.

Sumber: mesinlaundry.com

Tips Mencuci Bahan Renda

Semua hiasan renda memerlukan penanganan yang ekstra hati-hati karena sifatnya yang mudah rusak, baik yang menyangkut design, ukuran bentuk, ketahanan warna dan sebagainya. Apalagi jika ditambah dengan beberapa ornament. Pada prinsipnya semua jenis cucian renda lebih aman jika dicuci tangan. Jika harus mempergunakan mesin cuci, sebaiknya cucian tersebut dimasukkan kedalam kantung jaring cuci (washing net) agar tidak mengalami hal-hal yang tidak diharapkan. Pelatihan yang profesional tentang pemeliharaan dan perawatan pakaian berenda sebaiknya perlu diikuti.
 
Pendahuluan
Renda sudah dikenal luas dalam berbagai ragam bentuk dan cara pembuatannya. Ada beberapa perbedaan pendapat yang terkait dengan batasan pengertian renda. Namun kita semua setuju bahwa renda adalah hiasan diatas suatu kain dengan pola rancangan yang rumit.

Renda dibuat dengan tangan ataupun dengan mesin jahit. Renda jahit tangan dibuat dengan memakai jarum jahit khusus, memakai semacam kumparan atau bantalan, jarum sulam atau tisik. Sedangkan renda jahit mesin dibuat dengan mesin khusus yang memang hanya untuk merenda. Beberapa mesin renda bekerja dengan cara menggabungkan kawat kumparan tipis, sehingga dapat dililitkan diantara lengkungan benang-benang dan dilingkarkan mengelilingi benang-benang tersebut sebelum pindah kebaris selanjutnya.

Benang yang dipakai untuk merenda umumnya lebih kuat dan ketat belitan serat benangnya dibandingkan dengan jenis benang lainnya. Jika dipadukan dengan jenis serat sintetis buatan manusia seperti nylon dengan daya lekatnya yang kuat, maka daya tahan benang renda tentu lebih bagus lagi. Kualitas renda ditentukan oleh keaslian benang, kepekatan konstruksi pintalan benang dalam tiap inci persegi dan kerumitan bentuk polanya. Sedangkan jenis pola renda ada yang dinamai berdasarkan nama kota asal pertama kali pola itu diperkenalkan ( Alencon, Battenburg, Chantily, Cluny dan Venise), dan ada yang dinamai berdasarkan teknis pembuatannya (Crochet, Bobbin, Tatting, Schiffli).
 
Permasalahan Khusus
Kain renda atau hiasan pinggiran kain, tergantung pada jenis serat benang yang terkandung didalamnya, proses pemberian warna, kualitas benang dan aplikasinya tehadap pakaian yang dibuat, dapat menimbulkan beberapa masalah.

Renda yang dibuat dari benang katun memerlukan beberapa prosedur persyaratan berbeda dibanding renda yang terbuat dari serat nylon. Jenis renda katun akan dapat lebih banyak menyerap air sehingga jika ada noda, maka noda tersebut akan agak sulit dihilangkan dibandingkan dengan renda nylon yang memang tidak menyerap air. Renda rayon akan kehilangan kelenturannya ketika dalam kondisi basah. Jika ada noda, maka harus dispotting yang kuat. Konsultasikan terlebih dulu setiap label instruksi pencuciannya dengan atasan atau yang dianggap senior.

Bagaimana dan kapan warna renda bermasalah. Beberapa jenis renda pada pakaian pengantin atau pakaian malam diberi zat pewarna oleh penjahit atau perancang mode pada warna-warna off-white. Jenis pewarnaan semacam ini akan mudah luntur saat kena solvent dalam pencucian drycleaning, sehingga bisa menyebabkan semua warnanya hilang setelah selesai dicuci. Pada beberapa jenis pakaian malam dan pakaian pengantin, renda-rendanya sering kali mudah luntur terkena solvent, dan setelah selesai dicuci salah satu warnanya akan melunturi bagian warna yang lain, mungkin warnanya memudar atau hilang.

Renda-renda dari katun, rayon atau sutera yang terdapat pada pakaian lama, makin lama warnanya akan kekuning-kuningan atau kecoklat-coklatan dan rapuh, yang menunjukkan telah terjadi oksidasi. Kanji dengan ukuran tertentu yang diberikan pada renda, lama kelamaan juga dapat memperburuk dan menyebabkan renda menjadi kekuning-kuningan atau kecoklat-coklatan.

Benang yang telah cacat (lecet/ tergores) yang digunakan untuk merenda akan menjadikan renda mudah rusak. Beberapa hal yang menentukan kekuatan renda adalah jenis serat benang, jumlah simpul pada benang dan kualitas benang itu sendiri.

Pintalan benang renda dapat terbuka pada sepanjang pinggir kain yang direnda. Karena sambungan pintalan benangnya sudah dipotong dari produsennya, maka ada kecenderungan pintalan mudah terlepas, tergantung dari seberapa kuat proses akhir dasar pinggiran kain renda tersebut dikerjakan.

Cara yang digunakan untuk merenda pada suatu pakaian, amat menentukan dan mempunyai peran yang kuat sampai pada tingkat proses pencuciannya. Beberapa renda hanya ditempelkan saja pada pakaian, sehingga akan terlepas dalam proses pencucian drycleaning karena terkena solvent. Ada jenis renda yang lain, yaitu berupa garis hiasan yang diberi motif dengan cara disetik jahitan tangan, sehingga menjadikannya lebih aman dan tidak mudah rusak.
 
Inspeksi Penerimaan Cucian di Counter Laundry
Setiap melakukan inspeksi kecounter-counter hendaknya juga memeriksa penerimaan cucian berenda yang kotor, terutama pada bagian-bagian lingkar leher, pinggiran resleting (ruitsluiting), siku, sambungan-sambungan jahitan dan pelipit bagian ketiak yang mudah terlepas atau rusak.

Periksa beberapa jenis renda pakaian yang berbeda-beda warnanya atau kandungan serat benangnya. Konsumen harus diingatkan bahwa beberapa jenis renda kemungkinan mempunyai daya reaksi yang berbeda pada saat dicuci. Demikian juga jika ada renda yang diberi warna celupan yang disesuaikan dengan asal warna kain, agar diingatkan kemungkinan warnanya akan luntur atau berubah.

Periksa dengan ekstra hati-hati jika ada pakaian yang dianggap amat bernilai oleh pemiliknya (dianggap sebagai semacam pusaka), terutama pada bagian-bagian yang sudah rapuh, bernoda atau rendanya telah menguning. Catat setiap noda yang mungkin akan sulit dihilangkan. Buat pemberitahuan tentang kondisi pakaian itu dengan jelas dan lengkap setelah diproses cuci.

Periksa korset yang berenda dan pastikan renda dibagian lehernya telah selesai dikerjakan dengan benar. Pastikan dengan baik dan aman agar tidak ada bagian renda yang kusut, terjurai ataupun yang hanya dilekatkan dengan lem. Jika hanya direkatkan dengan lem maka renda tersebut kemungkinan akan terlepas ketika dicuci.
 
Proses Spotting
Hati-hati ketika melakukan pekerjaan spotting pada renda pakaian, dan hindari jangan sampai pinggirannya rusak atau menjadi kasar. Jika harus memakai penyemprot uap (steam gun), lakukan dalam jarak antara 6 – 8 inch (antara 15 cm – 20 cm) diatas pakaian guna menghindari terjadinya kerusakan karena tekanan uap steam yang kuat.

Jika nodanya perlu harus dipukul-pukul dulu (tamp), maka bulu sikat harus dibungkus dulu dengan kain katun tipis dan cara memukul-mukulnya harus lembut, tidak boleh keras-keras.
Periksa label instruksi, untuk mengetahui jenis serat benang pakaian, agar ketika memakai obat spotting tidak salah dan aman, tidak merusak bahan.

Ada beberapa renda yang bersifat tidak tahan terhadap asam atau basa, karena (kemungkinan) warnanya akan luntur pada waktu dispotting. Jika terjadi kelunturan warna kuning atau hijau setelah terkena obat penghilang noda yang bersifat basa, maka segera netralkan dengan obat penghilang noda yang bersifat asam lembut (bukan bersifat asam kuat). Jika terjadi perubahan warna karena pemakaian acid, segera netralkan dengan obat penghilang noda yang bersifat basa lembut.

Jangan lupa selalu bilas, peras dan keringkan semua bagian pakaian yang telah dispotting untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelum melakukan spotting pada pakaian yang berenda, hendaknya semua ruitsluiting harus ditutup dan bungkus setiap cantolan (jika ada – umumnya terdapat pada gordijn) untuk menghindari rendanya sobek. Kancing-kancing yang diperkirakan akan menyangkut atau merobekkan renda, sebaiknya dilepas dulu sebelum dicuci. Balik bagian dalam pakaian menjadi dibagian luar atau masukkan kedalam washing net. Cucilah dengan program yang singkat, cukup 1 – 3 menit, jangan terlalu basah (untuk menjaga agar ukurannya tidak berubah).

Kain berenda halus harus digantung (diangin-angin) sampai kering didalam ruang pengering untuk menghindari gerakan mekanis yang terlalu kuat yang mungkin dapat menyebabkan rusak.
Proses Wet Cleaning

Beberapa renda bisa menyusut, berubah warna, terlepas-lepas atau berubah bentuk dan ukurannya karena dicuci air. Ikuti petunjuk cara pemakaian peralatan dan mesin wetclean yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya.

Jika mencuci dengan memakai ember besar, aduk-aduk lembut dengan tangan cucian dalam air hangat yang telah diberi deterjen sintetis yang netral. Pemutih beroksidasi semacam hydrogen perokside dapat digunakan untuk memutihkan kain renda yang warnanya kekuningan. Untuk merendam cucian, tambahkan 2 ons hydrogen perokside pergalon air dan aduk-aduk selama 4 – 5 menit sampai warna putih yang dikehendaki tercapai. Segera bilas, kemudian peras dan gantung sampai kering.

Gunakan pita yang diikatkan pada paku untuk menjemur setinggi batas pinggang skirt panjang, agar dapat membantu mengangkat beratnya. Cara ini akan mengurangi beban tekanan dibagian pundak atau bagian renda pada jenis dress. Perhatikan bagian lain yang lemah sehingga bagian pakaian yang berat karena basah tidak menekan bagian pakaian yang berenda.
Proses Finishing

Hati-hati jika menyeterika pakaian yang ada hiasan rendanya. Bagian renda yang memang desainnya meninggi jangan ditekan rata. Jika ada bagian yang harus ditekan, gunakan kain faced flannel rangkap 2, atau gunakan permukaan bantalan mesin press. Lakukan juga penyeterikaan pada bagian sebaliknya.

Beberapa renda jaring yang digunakan pada pakaian pengantin dan pakaian malam dapat hilang kesegarannya walaupun diberi sedikit pelembab. Renda jenis ini harus diseterika listrik (bukan seterika uap).
Jika perekat rendanya hilang dalam proses pencucian, dapat ditempelkan kembali dengan disemprot air atau diseterika tangan listrik bersuhu hangat dialasi kertas lilin yang ditaruh diatas renda. Jika terlalu banyak perekat yang dipakai, renda jadi rusak.

Problem susut hingga rendanya terlepas sering kali terjadi karena diseterika uap. Namun kelalaian ini dapat diatasi dengan menempelkan kembali renda yang terlepas tersebut, kemudian diseterika dengan hati-hati sesuai ukurannya.
 
Kesimpulan
Kain renda dan hiasan renda pada pakaian memang memerlukan penanganan khusus. Perhatian khusus diperlukan pula pada setiap aspek pencuciannya. Renda-renda amat mudah luntur, berubah warna dan mudah rusak karena aksi mekanis mesin cuci. Oleh karena itu perlu selalu berhati-hati agar keindahannya tetap terjaga.

Pelatihan yang profesional perihal pemeliharaan dan perawatan renda, perlu diikuti agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang merugikan semua pihak dikemudian hari.

Sumber: mesinlaundry.com

Merawat Denim Jeans

Secara umum kerusakan yang sering terjadi pada pakaian denim jeans adalah lebih disebabkan karena
zat kimia yang bersifat asam. Dan hal itu terjadi karena cara penyimpanan, cara pemakaian dan cara
pencucian yang tidak benar.

Penyebab Kerusakan Denim Jeans
Kadang kala setelah dicuci drycleaning ataupun laundry, tiba-tiba terlihat ada lobang-lobang pada bahan
pakaian denim jeans, yang sebelum dicuci tidak terlihat.

Seperti Apa Kelihatanya
Lobang yang terlihat bisa jadi hanya satu-dua, tetapi bisa juga banyak pada suatu area yang sama atau
pada sembarang bagian pakaian. Bentuk lobang ada yang nampak teratur dan ada yang tidak teratur.
Bahkan seringkali dibagian pinggir lobang tersebut warnanya berubah menjadi lebih muda.

Penyebab Denim Menjadi Rusak
Bahan pakaian jika terkena jenis-jenis obat yang banyak mengandung asam kimia (acid/ H₂SO₄) kemudian
tersimpan dalam waktu cukup lama, maka serat-serat benangnya akan cepat rusak atau rapuh. Umumnya
kerapuhan tersebut tidak terjadi seketika, dan bekas noda asam kimia (acid) tersebut selalu tidak terlihat
jelas atau tidak berbekas. Beberapa jenis asam kimia yang teramat kuat dan sangat merusak tekstil,
yaitu jenis asam kimia yang biasa terdapat pada batu battery, jenis-jenis obat asam kimia yang dipakai
dilaboratorium, rumah sakit, dokter umum atau dokter gigi. Jenis kerusakan yang sama juga akan terjadi
akibat dari seringnya terkena cipratan asam kimia walaupun kadarnya rendah. Misalnya jenis asam kimia
rendah yang dipakai sebagai pupuk tanaman ataupun yang dipakai menyoldir atau membersihkan logam,
juga jenis asam kimia ringan yang dipakai membersihkan batu bata, batu alam, beton dan sejenisnya.
Kuat atau tidaknya zat kimia dan cepat atau lamanya menyerap di kain akan menentukan tinggi rendahnya
tingkat kerusakan pakaian tersebut. Sering kali pakaian yang terkena asam kimia tidak langsung dibilas,
sehingga ketika dicuci tiba-tiba terjadi kerusakan dan berlobang.

Cara Menanggulanginya
Sebenarnya asam kimia adalah jenis zat kimia encer (tidak pekat), dan jika terkena mudah langsung dapat
dihilangkan dengan air. Setelah dibilas dengan air biasa, maka selanjutnya pakaian dapat diproses dengan
pencucian normal sesuai petunjuknya, sehingga dengan demikian pakaian dapat terhindar dari kerusakan-
kerusakan.

Solusinya
Tidak ada cara yang dapat benar-benar memuaskan untuk menutup lobang-lobang yang sudah terjadi
pada pakaian.

Kesimpulannya : Awet dan tidaknya pakaian kita, banyak tergantung pada kita sendiri.

Sumber: mesinlaundry.com

Hal Yang Menyebabkan Bisnis Laundry Anda Bangkrut

Bisnis laundry saat ini sedang menanjak popularitasnya, terbukti dari banyaknya kehadiran bisnis laundry kiloan, waralaba laundry, bisnis yang melayani laundry hotel dan penginapan, laundry kecil-kecilan, dan sebagainya. Hal ini karena perkembangan wilayah pemukiman yang menjadi akibat dari berkembangnya kesempatan kerja dan pusat-pusat karir sehingga banyak orang yang berdatangan ke suatu wilayah dan menetap. Kehadiran para pemukim ini kemudian membuka peluang bagi para pebisnis baru untuk membuka usaha laundry. Jenis usaha laundry yang paling populer tentu saja adalah laundry cuci yang digabung dengan laundry cuci kering alias Steam Cleaning, terutama karena banyak pelanggan usaha laundry adalah mahasiswa, penghuni kos atau pekerja sibuk yang sering tidak punya waktu untuk mencuci dan menyetrika. Akan tetapi, bukan hal yang aneh bila kita sering menemukan usaha laundry yang bangkrut setelah baru sekian bulan beroperasi dan tutup atau dijual kepada orang lain. Mengapa banyak pemilik usaha atau bisnis laundry yang bangkrut hanya beberapa saat setelah memulai bisnis yang katanya menjanjikan ini?

Ada beberapa hal yang bisa membuat sebuah bisnis laundry bangkrut dan hal itu bukan hanya dari marjin keuntungan saja; banyak bisnis laundry kecil yang walaupun memiliki marjin keuntungan rendah ternyata mampu bertahan menghadapi gempuran saingan dan bahkan bisa dengan cepat memeroleh balik modal usaha laundry sejak didirikan. Beberapa penyebab kebangkrutan itu antara lain:
 
  1. Terlalu jauh menerapkan sisi komersil pada usaha yang seharusnya merupakan bisnis jasa. Walaupun keuntungan merupakan hal yang dicari, sebuah bisnis jasa memiliki sudut pandang yang sedikit berbeda dari bisnis dagang. Pemilik bisnis jasa harus berani mengeluarkan uang dan usaha ekstra untuk mendapatkan konsumen setia sedikit demi sedikit. Banyak pebisnis laundry pemula yang bersemangat melayani sebanyak mungkin konsumen namun tidak memerhatikan kualitas sehingga bisnisnya perlahan ditinggalkan. Hal ini bisa terlihat pada bisnis laundry yang sering dikeluhkan karena kualitas hasil cucinya kurang memuaskan walaupun bisnis tersebut tampak mengesankan.
  2. Tidak memiliki rencana bisnis dan konsep pelayanan matang. Jenis pemilik bisnis laundry semacam ini biasanya tipe yang membuka usaha hanya karena melihat kepopulerannya dan tergiur akan prospek keuntungannya namun tanpa membuat konsep bisnis dan pelayanan yang matang sehingga tidak mampu mempertahankan bisnisnya untuk jangka panjang.
  3. Kurang memperhitungkan faktor teknis mesin-mesin yang mudah rusak atau memakai mesin untuk rumahan sampai dengan penyediaan seperti sumber air yang digunakan. Karena penggunaan air tanah sebagai sumber air usaha laundry telah dilarang, terutama karena kualitas air tanah di berbagai wilayah kota besar Indonesia tidak begitu bagus, pebisnis laundry cuci kering harus menggunakan air PAM atau solusi yang agak mahal berupa tempat penampungan air lengkap dengan penjernih. Banyak pebisnis laundry yang nekad mematok harga sangat murah demi memenangkan persaingan padahal biaya operasionalnya tidak mencukupi sehingga bisnisnya bangkrut tak berapa lama kemudian.

Pada akhirnya, betapapun menggiurkan prospeknya, usaha laundry tetaplah sebuah usaha jasa yang mementingkan kepuasan konsumen di atas marjin keuntungan. Seperti semua usaha jasa lainnya, usaha laundry harus dibangun di atas dasar kepuasan dan kepercayaan konsumen dan bukannya kemampuan dalam melayani sebanyak mungkin konsumen tanpa memikirkan kualitas. Memiliki sedikit pelanggan setia di tahap awal pengelolaan bisnis laundry jauh lebih baik untuk jangka panjang daripada memaksakan diri melayani banyak konsumen namun kemudian kedodoran pada kualitas. Selain itu, memuaskan konsumen akan membuat sebuah usaha laundry menjadi lebih dikenal sekalipun usaha tersebut tidak memaksakan diri memasang tarif yang terlalu rendah.

Sumber: mesinlaundry.com

Tips Mencuci Baju Bayi

Mencuci baju bayi dan balita tentu berbeda dengan baju orang dewasa. Kulit bayi yang masih sensitif tidak seperti orang dewasa, sehingga bila sembarangan dalam cara mencuci pakaiannya bisa menimbulkan alergi pada kulitnya.

Nah, berikut ini ada beberapa tips dalam mencuci pakaian bayi, diantaranya:

Pemilihan detergen dan pelembut pakaian

  • Perhatikan pemilihan detergen maupun pelembut pakaian yang akan digunakan untuk pakaian bayi dan balita. Gunakanlah detergen yang aman untuk bayi. Biasanya pada kemasan produk akan tertera tulisan aman untuk bayi. Bila terjadi reaksi alergi segera konsultasi pada dokter.

Cuci pakaian baru sebelum pakai

  • Setelah membeli baju baru, jangan langsung dikenakan pada bayi Anda. Cucilah baju tersebut agar steril dan aman dipakai.

Hindari penggunaan pemutih

  • Sebisa mungkin hindarilah penggunaan pemutih maupun detergen yang menggunakan pemutih. Kandungan bahan kimia pada pemutih bisa berisiko menyebabkan iritasi pada kulit bayi.

Cara mencuci baju:

  1. Sebelum mencuci baju bayi, pilahlah baju yang akan dicuci. Pisahkan pakaian yang terkena kotoran, tinja ataupun muntahan bayi.
  2. Bersihkan dulu pakaian yang terkena kotoran di air mengalir. Bila noda masih membandel, rendam dahulu menggunakan detergen pada bak terpisah.
  3. Bila dirasa noda sudah hilang, pakaian tersebut bisa digabung bersama cucian bayi lainnya.
  4. Jangan lupa pisahkan baju berdasarkan warnanya agar tidak terkena luntur.

Tips Mencuci Pakaian Gaun/Pesta

Hampir setiap gaun dansa memiliki banyak dekorasi dan direkatkan atau dijahit ke dasar kain. Sebagian besar aksesoris yang digunakan dalam pembuatan pakaian baik Latin dan gaun mudah rusak jika gaun ini tidak dirawat dan dipelihara. Aksesoris yang paling umum seperti batu, bulu dicat, manik-manik, mutiara, appliques renda, dll. Jika tidak ditangani dengan baik, mereka akan mudah terlepas, pecah, warna longgar dan glitter. Karena itu Anda harus memperlakukan dengan hati-hati dalam memperlakukannya.

Anda harus selalu menghindari mesin cuci dan pengering. Jangan melakukan perawatan Gaun anda seperti anda merawat pakaian lain.

Mencuci menggunakan tangan :

    Jika Anda benar-benar membutuhkan untuk membersihkan dan menyegarkan gaun Anda, balik gaun anda ke dalam lalu menggunakan air dingin untuk mencuci, lalu gunakan sabun dan lap secara ringan.
    Setelah selesai, gantung pakaian anda dengan hati hati jangan sampai ada bagian yang keriput, dan tidak usah di peras, pastikan hanya terkena angin.
    Setelah kering, gunakan Sponge agak basah untuk membersihkan bagian luar dengan pelan karena dikhawatirkan dapat merusak aksesoris.
    Setelah anda dapat memastikan gaun tersebut benar benar kering simpan gaun anda di lemari yang tidak lembab untuk menghindari jamur.


Hampir setiap gaun dansa memiliki banyak dekorasi dan direkatkan atau dijahit ke dasar kain. Sebagian besar aksesoris yang digunakan dalam pembuatan pakaian baik Latin dan gaun mudah rusak jika gaun ini tidak dirawat dan dipelihara. Aksesoris yang paling umum seperti batu, bulu dicat, manik-manik, mutiara, appliques renda, dll. Jika tidak ditangani dengan baik, mereka akan mudah terlepas, pecah, warna longgar dan glitter. Karena itu Anda harus memperlakukan dengan hati-hati dalam memperlakukannya.

Anda harus selalu menghindari mesin cuci dan pengering. Jangan melakukan perawatan Gaun anda seperti anda merawat pakaian lain.

  1. Jika Anda benar-benar membutuhkan untuk membersihkan dan menyegarkan gaun Anda, balik gaun anda ke dalam lalu menggunakan air dingin untuk mencuci, lalu gunakan sabun dan lap secara ringan.
  2. Setelah selesai, gantung pakaian anda dengan hati hati jangan sampai ada bagian yang keriput, dan tidak usah di peras, pastikan hanya terkena angin.
  3. Setelah kering, gunakan Sponge agak basah untuk membersihkan bagian luar dengan pelan karena dikhawatirkan dapat merusak aksesoris.
  4. Setelah anda dapat memastikan gaun tersebut benar benar kering simpan gaun anda di lemari yang tidak lembab untuk menghindari jamur.

Tips Mencuci Pakaian Batik Dengan Shampoo

  1. Mencuci baju batik dengan menggunakan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan dulu shampo hingga tak ada lagi bagian yang mengental. Setelah itu baru baju batik dicelupkan. Anda juga bisa menggunakan sabun pencuci khusus untuk baju batik yang dijual di pasaran.
  2. Pada saat mencuci baju batik jangan digosok dan jangan gunakan deterjen. Jika batik Anda tidak terlalu kotor maka Anda bisa mencucinya dengan air hangat. Tapi jika batik Anda terkena noda maka Anda bisa mencucinya cukup dengan sabun mandi saja. Akan tetapi jika nodanya masih membandel maka Anda bisa menghilangkannya dengan kulit jeruk pada bagian yang kotor saja. Janganlah mencuci baju batik dengan menggunakan mesin cuci.
  3. Setelah kotoran hilang Anda harus menjemurnya di tempat yang teduh tetapi Anda tidak perlu memerasnya, biarkan saja baju batik tersebut mengering secara alami. Pada saat menjemur sebaiknya Anda tarik bagian tepi baju batik agar serat kain yang terlipat kembali seperti sediakala.
  4. Hindari penyetrikaan secara langsung, jika terlalu kusut Anda bisa semprotkan air di atas baju batik Anda lalu lapisi batik Anda dengan baju batik lainnya. Hal ini untuk menghindari baju batik Anda terkena panas langsung dari setrikaan.
  5. Bila Anda ingin memberi pewangi dan pelembut baju pada batik tulis, jangan disemprotkan langsung pada baju batiknya. Sebelumnya, tutupi dulu baju batik dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut baju. Sebaiknya Anda tidak menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke baju batik atau pakaian berbahan batik sutera berpewarna alami.
  6. Sesudah disetrika sebaiknya Anda simpan batik Anda dalam plastik agar tidak dimakan ngengat. Sebaiknya Anda jangan memberi kapur barus karena zat padat ini terlalu keras sehingga bisa merusak baju batik Anda. Ada baiknya Anda beri merica atau lada yang dibungkus dengan tisu lalu masukkan dalam lemari pakaian Anda untuk mengusir ngengat. Atau Anda bisa menggunakan akar wangi yang sebelumnya Anda celup ke dalam air panas kemudian dijemur, lalu dicelup sekali lagi ke dalam air panas dan dijemur. Setelah akar wangi tersebut kering Anda baru bisa menggunakannya.

Tips Mencuci Kasur Palembang

Bila memiliki mesin cuci besar maka kasur palembang dapat dicuci seperti mencuci pakaian biasa, namun bila tidak memiliki mesin cuci besar maka kasur palembang dapat dicuci secara manual memakai sikat tangan. Chemical dan peralatan yang harus disiapkan adalah sebagai berikut:

Chemical:
  1. Shampo karpet
  2. Alkalite
  3. Emulsifier
  4. Disinfectant cleaner
  5. Oxy booster (bila diperlukan)
  6. Air

Peralatan:
  1. Ember
  2. Sikat tangan

Lebih baik bila memiliki peralatan tambahan sebagai berikut:
  1. Terpal
  2. Mesin polisher kecil
  3. Vacuum cleaner

Cara kerja:
  1. Tuang seluruh chemical kedalam ember
  2. Hamparkan kasur palembang diatas terpal
  3. Siram hingga basah semua
  4. Sikat kasur bagian demi bagian sampai bersih
  5. Bila memakai polisher, jalankan polisher perlahan-2 sampai seluruh permukaan tersikat
  6. Balik kasur dan sikat seperti cara diatas
  7. Bilas dengan air bersih
  8. Sedot sisa air dengan vacuum cleaner
  9. Jemur kasur
  10. Setelah lima menit sedot lagi sisa air yang menumpuk dibagian bawah kasur
  11. Lakukan penyedotan sampai tidak ada lagi air yang dapat tersedot, dengan demikian kasur cepat kering dan tidak bau apek.

Tips Mencuci Pakaian/Kaos Jersey

Jersey merupakan baju kebanggan  bagi Anda yang sangat ngefans dunia olahraga salah satunya adalah sepak bola. Kalau kita ngefans suatu club sepak bola hanya lisan saja tentu orang lain tidak percaya, maka dari itu jersey adalah salah satu pembuktian bahwa kita adalah fans berat dari club tersebut. Mungkin bagi Anda yang sangat sayang dengan jersey Anda, Terindikasi akan memberi tips cara mencuci Jersey. Berikut ini adalah tipsnya,

Langkah Tepat Mencuci Jersey :

  1. Taburkan deterjen pada setengah ember ukuran sedang
  2. Aduk air dalam ember tersebut sampai berbusa
  3. Masukan jersey kedalam ember
  4. Rendam selama kurang lebih 3 menit (warning : jangan terlalu lama)
  5. Jersey dicuci dengan cara diangkat dan dicelupin berulang2, jangan sampai dikucek!
  6. Setelah itu masukan jersey ke dalam ember yang diisi air bersih
  7. Angkat dan celupkan secara berulang2 sampai deterjen hilang
  8. Jangan sekali-kali memeras dengan cara diplintir, cukup diangkat dan biarkan air turun dengan sendirinya
  9. Jemur jersey dengan menggunakan gantungan dan jangan sampai terkena sinar matahari langsung.

Bahaya Setrika Buat Jersey :

  1. Font atau tulisan bisa terkelupas, lecet, atau terangkat dari Jersey.
  2. Bisa berbekas pada bahan jersey seandainya strika terlalu panas
  3. Jersey bisa cepat berbulu
  4. Penyetrikaan harus dilapisi sapu tangan atau sejenisnya dan dengan suhu setrikaan yang tidak terlalu panas.

Tips Melakukan Dry Clean Sederhana

Dalam usaha laundry di Indonesia saat ini, proses dry cleaning biasa dilakukan dengan 3 cara :

  1. Menggunakan Hand Steamer (vertical steamer).
  2. Menggunakan Tumble Dryer (mesin pengering). 
  3. Menggunakan mesin khusus dry cleaning.

Cara Dry Clean menggunakan Hand Steamer
Tehnik laundry dry cleaning berikut ini adalah alternative cara untuk dry clean tanpa menggunakan mesin dry cleaning yang biasanya cukup mahal harganya. Pada dasarnya, tehnik ini menggunakan standing/vertical steamer (mesin uap) yang sering kita lihat penggunaannya di toko-toko baju.

Peralatan yang dibutuhkan dalam Dry Cleaning Menggunakan Steamer ini adalah:
 
  1. Mesin Steamer
  2. Bahan kima laundry khusus buat dry cleaning (Dry Clean Spotter dan Perchloroethene (PCE)
  3. Peralatan Spotting (sikat halus, coin)

Langkah-langkah dry cleaning pakai steamer:
  1. Siapkan mesin steamer (panaskan dulu mesin steamernya sampai uap keluar dengan baik).
  2. Lakukan Spotting. Proses spotting adalah untuk menghilangkan noda-noda berat. Cari titik-titik noda pada pakaian yang akan anda dry clean secara individual (satu-satu) dan anda spotting kotorannya dengan menggunakan kimia laundry spotter dan sikat halus atau coin.
  3. Lakukan spraying. Proses ini adalah menyemprotkan kimia laundry dry cleaning Perchloroethene atau disingkat atau PCE keseluruh bagian pakaian khususnya bagian yang sering mengeluarkan keringat seperti bagian lengan atau ketiak. Untuk Jas atau pakaian yang memakai lapisan dalam (puring) semprotkan juga PCE ke bagian dalamnya dan setelah smua merata tunggu beberapa saat (1 menit) agar PCE bekerja dengan baik.
  4. Lalukan Steaming. Ambil alat steamer dan steam seluruh bagian pakaian dalam dan luar hingga pakaian menjadi licin dan rapi.

Proses Produksi Dalam Laundry Kiloan

Dalam usaha laundry kiloan, ada 5 proses produksi: 
  1. Pre Washing / Spotting – proses memilih pakaian yang bernoda (karena daki, keringat, dll) atau proses pembersihan noda awal. Jelasnya, proses ini adalah proses dimana pekerja laundry akan membersihkan noda-noda yang kelihatan dan tidak dapat dihilangkan hanya dengan mencuci baju di mesin cuci. Noda-noda ini seperti noda tinta, noda darah, makanan dan lain sebagainya. Proses ini juga disebut sebagai proses perendaman pertama dimana kita akan merendam pakaian kotor sebelum dicuci bila diperlukan. Dalam Proses pre-washing biasanya chemical (kimia) laundry yang dibutuhkan adalah: General Spotter / Emulsifier / Oxy booster.
  2. Proses Washing – proses ini adalah proses pencucian dengan menggunakan Detergen dan mesin cuci. Ini seperti kita mencuci biasa dengan mesin cuci, dan kemudian pakaian akan dibilas dan kemudian akan di peras (spin). Dalam Proses Wasing biasanya kimia laundry yang dibutuhkan adalah: Deterjen, Pelembut (softener) dan chemical tambahan lain yang bertujuan untuk membantu proses pencucian agar lebih baik.
  3. Proses Dryer – proses ini adalah proses pengeringan . Untuk laundry yang memiliki mesin dryer maka pengeringan dilakukan di mesin dryer. Buat laundry yg tidak memiliki dryer ini adalah proses penjemuran pakaian sampai kering. Tidak ada chemical yang dibutuhkan didalam proses pengeringan.
  4. Proses Pressing – proses ini adalah proses penyetrikaan/ironing agar pakaian yang kering menjadi rapi dan tidak kusut akibat proses pencucian. Biasanya penyetrikaan dilakukan dengan setrika uap, setrika listrik, mesin pressing, atau steamer. Dalam Proses Pressing biasanya chemical (kimia) laundry yang dibutuhkan adalah: Pelicin.
  5. Proses Finishing – ini adalah proses packing (pembungkusan), pada saat packing biasanya pekerja laundry akan memasukan dan memilih pakaian yang telah di setrika didalam satu bungkusan sesuai dengan nota bon/pelanggan. Disini juga akan dilakukan scenting atau pemberian parfum agar pakaian menjadi wangi. Dalam Proses Finishing biasanya chemical (kimia) laundry yang dibutuhkan adalah: Parfum Laundry.

Demikian proses produksi atau pencucian laundry secara sederhana yang dilakukan pada laundry kiloan. Kesimpulannya proses laundry kiloan ini adalah:

  1. Prewash (spotting atau perendaman sebelum mencuci dengan mesin) – Chemicalnya: General Spotter / Emulsifier / Oxy booster.
  2. Washing (proses pencucian dengan mesin) – Chemicalnya: Deterjen, Pelembut (softener), dan Chemical tambahan lain.
  3. Drying (proses pengeringan dengan mesin atau penejemuran) – Tidak ada chemical yg digunakan.
  4. Pressing (proses penyetrikaan dengan setrika uap atau listrik atau mesin pressing) – Chemicalnya: Pelicin.
  5. Finishing (proses pembungkusan terakhir sebelum cucian diberikan kepada konsumen) – Chemicalnya: Parfum Laundry.

Tips Merawat Mesin Cuci

Dibawah ini ada beberapa tips merawat mesin cuci agar mesin cuci anda lebih awet:

  1. Hindari memasukkan tangan ke dalam mesin cuci ataupun mesin pengering pada saat mesin beroperasi.
  2. Ingat selalu memutar timer kearah kanan / terutama yg masih pake mesin cuci dua tabung
  3. Letakkan mesin cuci jauh dari jangkauan anak atau tempat bermain anak.
  4. Jangan Menyemprotkan air ke kontrol panel.
  5. Hindari mesin cuci dari sinar matahari langsung.
  6. Hindari tempat yang lembab. Mesin cuci harus dibersihkan dari debu.
  7. Gunakan detergen dan air sesuai dengan petunjuk pemakaian.
  8. Setelah digunakan, matikan mesin dan cabut stop kontaknya.
  9. Pakaian yang hendak dicuci hendaknya sesuai dengan kapasitas mesin cuci agar tidak merusak motor penggerak.
  10. Bersihkan selalu dibagian bagian yg selalu dialiri air biasanya suka berlumut terutam sumber air anda jelek.

Mengenal Bahan Kimia Dalam Laundry

Dalam usaha laundry kiloan, ada beberapa kimia/chemical khusus yang bisa anda gunakan untuk memperoleh hasil laundry yang baik. Kimia-kimia ini umumnya tidak jauh berbeda jenisnya dengan apa yang ada dipasaran saat ini yg dipakai untuk rumah tangga seperti deterjen, softener, pelicin, pewangi dll. Namun, biasanya kimia khusus untuk usaha laundry dijual perkarung/per-jerigen (quantity banyak) dan penggunaanya lebih irit dan harga lebih murah karena memang diperuntukan untuk usaha.
So, apa saja bahan kimia yang dibutuhkan untuk laundry?
  1. Deterjen. Deterjen untuk bisnis laundry tersedia dalam dua bentuk, deterjen cair dan deterjen bubuk. Kedua jenis deterjen ini sama efektifnya dan sama-sama bisa diandalkan untuk mencuci pakaian.
  2. Spotter. Spotter seperti emulsifer adalah kimia yang digunakan untuk menghilangkan noda sebelum proses pencucian dengan deterjen dilakukan atau pada saat proses spotting. Kimia ini dibuat khusus untuk mempermudah anda mengangkat noda yang membandel yg dipercaya tidak dapat hilang hanya dengan proses mencuci dengan deterjen.
  3. Anti Septic. Kimia antiseptic atau bisa disebut juga kimia anti bakteri adalah kimia yg digunakan untuk membunuh bakteri dan kuman. Biasa digunakan pada saat perendaman awal (pre-washed).
  4. Pemutih. Kimia pemutih atau chlorine adalah kimia untuk memutihkan pakaian berwarna putih agar pakaian putih lebih cemerlang dan bersih.
  5. Softener. Softener adalah kimia laundry yg digunakan pada saat membilas pakaian yg telah dicuci dengan deterjen yg fungsinya melembutkan pakaian.
  6. Pelicin. Pelicin digunakan untuk melicinkan pakaian pada saat proses menyetrika.
  7. Parfum. Parfum laundry ditambahkan agar pakaian menjadi harum dan fresh.

Daftar bahan kimia di atas adalah standar kimia laundry yang biasa digunakan dalam usaha laundry kiloan.

Tips Mencuci Boneka

Boneka adalah mainan yang sering disukai oleh anak perempuan. Namun tidak hanya anak-anak saja yang sering memanfaatkan boneka sebagai teman ketika sedang sendiri. Kalangan remaja pun banyak juga yang hobi mengkoleksi boneka-boneka. Dari boneka yang berukuran kecil hingga boneka yang berukuran besar. Namun ketika boneka kesayangan kita sudah kotor dan kusam, tentu harus kita cuci agar tetap kelihatan bersih dan menarik. Kita bisa saja memanfaatkan jasa lonudry untuk mencuci boneka. Tetapi jika anda ingin mencuci boneka boneka kesayangan anda sendiri maka anda harus hati-hati agar boneka kesayangan anda tidak rusak ketika selesai dicuci. Berikut tips mencuci boneka agar tidak rusak :

Mencuci Dengan Tangan

Untuk membersihkan boneka yang tidak begitu kotor misalnya hanya berdebu maka anda dapat menggunakan kain lap atau handuk dengan air hangat untuk mengusapkannya pada boneka. Berhati-hatilah ketika mengusap boneka yang berbulu dan mudah rontok. Lakukan secara perlahan. Jika boneka yang akan dicuci memiliki tingkat kekotoran yang tinggi maka rendam terlebih dahulu dengan air sabun selama kurang lebih 20 menit. Kemudian gunakan sikat yang halus untuk menghilangkan noda pada boneka. Gunakan pengharum pakaian seperti kispray, setrika atau produk pengharum lain (anda dapat juga memberikan parfum sesuai keinginan anda setelah boneka kering). Kemudian gunakan hair dryer untuk mengeringkan. Jangan menjemur boneka di bawah terik matahari karena hal ini dapat merusak boneka.

Selain cara di atas, anda dapat juga menggunakan baking soda (soda kue) untuk membersihkan boneka. Caranya yaitu dengan cara memasukkan boneka ke dalam kantung plastik yang telah berisi baking soda. Kocok-kocok kantong tersebut agar baking soda rata di permukaan boneka. Diamkan hingga 20 menit kemudian ambil boneka dari kantong. Tepuk-tepuk boneka dengan tangan untuk menghilangkan baking soda. Gunakan lap atau handuk basah agar boneka lebih bersih dari debu baking soda. Kemudian gunakan hair dryer atau mengangin-anginkan di depan kipas angin agar boneka cepat kering. Berilah parfum sesuai dengan keinginan anda.

Menggunakan Mesin Cuci

Sebelum mencuci boneka dengan mesin cuci alangkah baiknya periksa dahulu label yang tertera pada boneka apakah boleh dicuci dengan mesin atau tidak. Untuk mencuci boneka dengan mesin cuci maka gunakan kantong kain tipis untuk membungkus boneka. Hal ini dilakukan agar boneka tidak rontok atau rusak setelah selesai dicuci. Gunakan deterjen secukupnya dan cuci pada putaran mesin yang lambat. Setelah itu bilas boneka dengan cara memijat bagian boneka secara halus di dalam air. Keringkan boneka dengan menggunakan hair dryer atau mengangin-anginkan di depan kipas angin agar boneka cepat kering. Berilah parfum sesuai dengan keinginan anda.

Tips Merawat Jaket Kulit

Anda tentu saja ingin memiliki jaket kulit yang selalu terlihat bagus/baru, warna yang tidak kusam sehingga jaket anda akan tetap terlihat pantas untuk dipakai dalam acara apapun terutama jaket model casual anda.
Untuk merawat jaket kulit ada beberapa tips yang dapat anda:
 
  1. Jaket kulit anda harus secara rutin diberi pelembab/lotion khusus buat bahan kulit (bisa body lotion atau “kit” motor juga bisa). Terutama saat setelah terkena hujan dijalan dan kering kembali. Ini dilakukan untuk menghindari jaket kulit anda terasa kaku dan kering. Untuk hasil maksimal minimal lakukan seminggu sekali. Kalo tidak sempat lakukan 2 minggu sekali. Setelah diberi lotion atau tidak dipakai gantung jaket anda denganhanger jangan dijemur langsung dan jangan dilipat karena akan meninggalkan bekas dan akan susah untuk menghilangkannya. Caranya: oleskan/semprotkan lotion ke jaket lalu gunakan lap / handuk / busa yang lembut untuk menggosoknya. Lakukan gosokan dengan satu arah. Gosok ± 15 menit. Diamkan sampai agak kering lalu oleskan lotion dan gosok satu kali lagi.
  2. Jaket kulit anda jangan dicuci, apabila terpaksa dicuci karena kotor atau bau. Jangan dicuci dengan detergen, dan jangan digosok dengan sikat agak warnanya tidak pudar. Untuk menghilangkan kotoran sebelum dicuci bisa menggunakan lap handuk / busa spoon yang diolesi minyak kelapa. Setelah kotoran hilang bisa direndam dengan pewangi saja. Setelah itu jangan dijemur langsung terkena matahari, kalau tidak jemurnya dibalik. Untuk mengeringkan bagian dalamnya. Setelah bahan kulit kering, jangan sampai terlalu kering, pakai pelembab/lotion lalu gantung di dalam ruangan. Kalau masih basah biasanya akan bau, juga bila terlalu kering akan kaku, oleh sebab itu keringnya harus pas sebelum dioleskan pelembab.
  3. Apabila warna jaket anda ada yang terkena warna lain, biasanya karena jatuh atau tergores tembok and susah dihilangkan bahkan warnanya hilang terkelupas. Untuk menambal warna yang hilang bisa menggunakan semir sepatu, biasanya untuk jaket warna hitam, bisa pakai semir hitam, dioleskan pada bagian kulit yang akan ditambal warnanya. Jangan terlalu banyak, sedikit-sedikit saja. Lalu gosok dengan lap / handuk sampai rata dan menyatu dengan bahan kulitnya. Cek dengan menyentuh / colek kulit tersebut sampai tidak menempel di tangan.
  4. Apabila jaket tidak/jarang diberi pelembab biasanya akan banyak lipatan terutama pada bagian tangan. Untuk memperbaikinya sangat sulit terutama yang sudah kering dan kaku, biasanya kulit akan sobek, tidak pecah-pecah, karena terlalu kering. Namun apabila masih tidak terlalu parah lipatannya, masih bisa diperbaiki / dikembalikan. Hasilnya mungkin tidak terlalu memuaskan namun setidaknya tidak terlalu jelek. Caranya sama dengan trik no.1, dioleskan pelembab pada bagian lipatan lalu gosok dengan lap/handuk satu arah, harus dilakukan berulang-ulang, sampai terlihat maksimal, lakukan 2 hari sekali.

Tips Sederhanan Membersihkan Karpet

Karpet wajib terus dirawat. Bukan hanya demi keindahannya, tapi juga demi kebersihan dan kesehatan penghuni rumah dimana karpet tersebut dipasang.

Agar karpet tetap bersih dan tidak kusam, taburkan sejumlah besar garam ke atasnya, biarkan selama satu jam. Selanjutnya sedot dengan vacuum cleaner . Dapat juga menggunakan bedak pembersih karpet, yang tersedia di pasaran.

Cara lainnya adalah menggosok karpet dengan membuat larutan campuran air dan cuka (10:1). Celupkan spons ke dalam larutan, lalu gosokkan ke karpet. Setelah itu, bilas dengan spons yang sudah dicuci dengan air bersih. Biarkan kering, niscaya warna karpet kembali cerah.

Selain itu Anda dapat juga menggunakan sikat halus dan air garam. Celupkan sikat ke dalam air garam, kibaskan agar tak membawa banyak air. Setelah itu, sikatlah karpet ke arah yang berlawanan dengan serat bulu karpet. Selanjutnya, jemur karpet sampai kering agar tidak lembab dan berbau. Karpet yang akan disimpan sebaiknya digulung dulu, lalu dibungkus dengan koran yang sudah disemprot insektisida.

Tips Mencuci Karpet Dengan Air

  1. Gelar dilantai, lalu lakukan penghilangan debu dengan menggunakan vacuum cleaner, cara ini sangat penting untuk membuat kondisi pra cuci karpet lebih ideal, sebab rata-rata kotoran karpet adalah endapan debu.
  2. Bentangkan karpet dan gantung di tali jemuran, atau alat penyangga yang khusus, tujuannya adalah untuk memposisikan karpet mudah dialiri air, dan tidak tergenang (sebab jika tergenang berpotensi untuk merusak lem karpet);
  3. Setelah karpet berhasil dibentangkan maka semprot karpet dengan air (lebih baik menggunakan alat penyemprot supaya tekanan air sedikit lebih kuat);
  4. Setelah karpet dibasahi (berfungsi juga untuk menguapkan kotoran yang menempel) maka langkah selanjutnya adalah melumuri karpet dengan sabun khusus karpet (shampo karpet) / kalau tidak ada bisa menggunakan sabun yang berbahan lembut, seperti natural soap, sabun bayi.
  5. Sikatlah bagian yang kotor denganmenggunakan sikat lembut, jangan menyikat terlalu keras karena dapat merontokkan bulu karpet.
  6. Setelah dipastikan semua bagian kotor karpet sudah disikat, maka siramlah dengan air (proses pembilasan) dengan semprotan yang tidak keras (lembut), biarkan air mengalir mengangkut kotoran-kotoran di karpet.
  7. Keringkan karpet di tempat yang tidak langsung terkena sinar matahari (agar bulu karpet tidak kasar) namun tempat yang memiliki cukup sirkulasi udara (untuk menghindari bau).
  8. Setelah karpet anda pastikan kering taburi dengan baking soda untuk menghilangkan bau, dan setelah 30 menit bersihkan karpet dengan menggunakan vacuum cleaner lagi.
  9. Gulung / lipat karpet sesuai struktur aslinya, kemudian kemas dalam plastik kalau belum dipakai, untuk menghindari karpet terkena debu.
  10. Kalau malas bawa saja ke Raddien Laundry.... :-)

Tips Mencuci/Memutihkan Pakaian Putih

Pakaian putih biasanya adalah pakaian wajib siswa dan siswi sekolah serta tidak jarang dijadikan seragam kerja bagi sebagian perusahaan bisnis di kota-kota besar. Baju putih apabila pencucian dan perawatannya tidak baik maka warnanya akan memudar sehingga terlihat menguning menjadi berwarna kren serta terkesan usang. Menggunakan baju putih yang terlihat tidak putih dan usang tentu saja sangat merusak dan mengganggu kepercayaan diri seseorang.

Untuk itu saat ini anda tidak sah khawatir karena saat ini sudah banyak dijual bebas produk pemutih baju / pakaian di warung-warung, mini market dan supermarket kesayangan anda. Anda tinggal membeli produk pemutih seperti Bayklin, Sunklin, So Klin dengan Pemutih, Rinso dengan Pemutih, dan berbagai bubuk deterjen dan pemutih cair botolan lainnya.

Selanjutnya untuk membuat baju, celana, topi, kaos kaki, kemeja, blus, top tank, celana dalam, kaos kutang, t-shirt, hem, tas, sarung tangan, seprei, sarung guling, sarung bantal, dan sebagainya anda tinggal mengikuti petunjuk yang ada pada masing-masing kemasan produk pemutih yang telah anda beli. Setiap produk pemutih memiliki tehnik dan cara masing-masing.

Tips :

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pada waktu mencuci pakaian sebaiknya anda memisahkan antara pakaian dengan warna dominan putih dengan yang berwarna serta pakaian yang sudah lama dengan yang masih baru atau lama yang memiliki potensi untuk luntur / kelunturan yang tentunya amat sangat tidak disukai.
Gunakan pemutih untuk pakaian putih dan detergent / deterjen warna untuk pakaian yang berwarna selain putih. Kesalahan dapat mengakibatkan pakaian menjadi mbladus / bladus.

-----

Cara Tambahan :

Buah mengkudu atau pace matang satu buah dikupas, dihancurkan lalu kemudian dimasukkan ke dalam air seember kecil. Masukkan pakaian yang mau diputihkan dari awalnya kusam. Celup dan rendam selama kurang lebih 30 menit lalu setelah itu cuci seperti biasa dengan sabun deterjen. Mudah-mudahan bisa hilang kusamnya menjadi putih cemerlang.

Sumber: organisasi.org

Tips Membuat Pakaian & Baju Menjadi Harum Wangi & Segar Lama Sepanjang Hari

Bau tidak enak pada pakaian seperti bau lemari, bau apek, dan bau-bau tidak enak dan sedap di hidung lainnya memang mengganggu aktifitas kita. Untuk mengatasi aroma tidak sedap pada pakaian anda dapat melakukan beberapa tip atau hal berikut ini :

1. Menggunakan Kamper

Kamper atau kapur barus (naftalen/naphtalene) dapat digunakan sebagai pengharum pada lemari tempat anda menyimpan baju-baju anda. Fungsi dari kamper yaitu untuk menghilangkan bau pada almari, juga sebagai pengusir ngengat, serangga lain serta mencegah timbulnya jamur yang dapat mengotori serta melubangi pakaian anda. Taruh saja beberapa biji kamper secukupnya pada tiap pojokan lemari. Anda juga bisa menggunakan produk penyerap kelembapan / air untuk menghilangkan udara yang lembap di tempat anda menyimpan baju. Contoh produk : Bagus, Swallow, dll.

2. Memakai Pelembut Dan Pewangi Pakaian

Biasanya berbentuk cairan kental yang digunakan untuk membilas pakaian setelah dicuci untuk membuat pakaian menjadi lebih lembut dan memiliki keharuman yang wangi dan tahan lama. Contoh produk : Molto, So Klin Softener, dsb.

3. Memakai Pelicin Dan Pengharum Pakaian

Pada saat anda menyetrika baju anda bisa menyemprotkan cairan tertentu untuk melicinkan pakaian yang anda hendak seterika serta membuat pakaian jadi harum. Contoh produk : Trika, Kispray, dll.

4. Menggunakan Pewangi Serba Guna

Apabila anda tidak sempat menggunakan cairan pembilas atau cairan setrikaan anda bisa memakai cairan pengharum serbaguna dengan cara disemprotkan pada baju anda agar bau yang menempel dapat hilang. Contoh produk : So Klin Fresly, Kispray, Dsb.

5. Menyemprotkan Parfum / Minyak Wangi

Jika tidak punya produk-produk untuk membuat pakaian jadi wangi anda cukup memakai parfum anda yang sudah ada. Tinggal semprot saja ke baju maka baju pun jadi harum. Namun jangan terlalu banyak karena mungkin saja dapat merusak bahan pakaian atau baunya terlalu kuat sehingga dapat mengganggu konsentrasi anda dan orang lain di sekitar anda berada. Jika anda terlalu aktif sehingga pakaian menjadi agak basah dan lembab dapat membuat bau harum pakaian menjadi aneh dan kurang sedap. Contoh produk : Axe, Jaguar, Channel, Dsb.

Sumber: organisasi.org

Tips Membersihkan Kerah Baju

Jika kita memakai pakaian putih atau warna cerah lainnya biasanya pada bagian kerah ujung leher suka terdapat noda kotoran yang cukup banyak dan sukar hilang walaupun sudah diberi deterjen dan dikucek-kucek berkali-kali. daripada capek membuang energi untuk membersihkannya, sebaiknya kita lakukan tips dan trik berikut ini untuk mengatasi masalah tersebut.

Anda bisa lakukan satu dari beberapa cara ini. Jika yang satu tidak berhasil maka gunakan cara yang lain atau jika anda punya solusi atau teknik metode sendiri silahkan kirim caranya melalui kolom komentar di bawah artilel ini :
 
  1. Untuk baju putih bisa kita beri sedikit pemutih lalu sikat-sikat hingga noda kotor tersebut memudar.
  2. Beri sabun colek di bagian yang kotor kemudian sikat-sikat hingga kotorannya memudar.
  3. Gosok-gosokkan sabun mandi batang di kerah yang kotor, lalu sikat sampai kotorannya memudar.

Sumber: organisasi.org

Tips Mencuci Pakaian Bayi

Pakaian bayi yang baik haruslah bersih dari kotoran dan kuman yang mungkin bisa menyebabkan gangguan kulit si kecil. Untuk itulah perlu perhatian khusus dalam urusan cuci mencuci pakaian bayi sehingga perlu pembedaan dalam mencuci pakaian keluarga. Ketika mencuci sebaiknya dipisah antara bayi dan anggota keluarga lain yang sudah besar.

Aktivitas sehari-hari bayi dan anak kecil lebih jorok dibandingkan yang sudah dewasa. Mulai dari pup dan pipis di celana, air liur belepetan ke mana-mana, bermain-main di tempat kotor, merangkak-rangkak di ubin kotor, bermain kotor-kotoran di kebun, dan lain sebagainya. Dengan begitu apabila kita gabung dengan pakaian orang dewasa normal, maka semua pakaian dari terkontaminasi dan akhirnya butuh tenaga ekstra untuk membersihkan semua pakaian.

Tips cara mencuci pakaian bayi / baju bayi yang baik :
 
  1. Gunakan tangan untuk mencuci baju bayi agar lebih bersih. Pakailah air, ember, sikat halus, dan sebagainya yang bersih
  2. Pisahkan antara baju yang kena kotoran pup, pipis, dan kotoran lainnya.
  3. Bersihkan baju yang kena kotoran di dalam ember yang telah berisi air dan diberi deterjen (deterjen khusus bayi lebih baik).
  4. Gosok dengan sikat gigi atau sikat halus agar bersih. Jika telah bersih buang air deterjennya.
  5. Setelah kotoran sudah bersih bisa digabung dengan baju yang tidak kena kotoran di ember berisi deterjen baru. Bisa juga tetap dipisah sehingga melakukan 2 kali pencucian.
  6. Cuci, kucek-kucek dan peras-peras agar pakaian bayi bersih.
  7. Bisa juga memakai pelembut pakaian agar lebih harum dan lembut.
  8. Jemur di terik matahari agar kering sempurna dan sisa kuman mati. Gunakan jemuran yang bentuknya mirip gurita agar lebih mudah menjemur.
  9. Ketika menyetrika pakaian bayi sebaiknya tidak memakai cairan pelicin dan pengharum karena khawatir menimbulkan alergi kulit.
  10. Simpan di tempat yang bersih dan tertutup, atau ditupuk di keranjang plastik jika sering digunakan.

Sumber: organisasi.org

Tips Menyimpan Pakaian


  1. Simpanlah pakaian anda di tempat yang bersih, kering, tidak berdebu dan tertutup rapat. Bersihkan dulu dengan lap kering atau lap basah jika kotor sekali.
  2. Sebelum menyimpan pakaian pada lemari pakaian sebainya anda pastikan terlebih dahulu tingkat kekeringan pakaian tersebut. PAstikan telah kering benar agar tidak menimbulkan bau tidak sedap.
  3. Jangan menyimpan pakaian di tempat yang penuh sesak agar mudah diambil jika diperlukan dan tidak membuat pakaian menjadi kusut tidak rapi.
  4. Cuci dengan bersih pakaian anda sebelum disimpan dan keluarkan benda-benda yang ada di dalam saku. Pakaian yang kotor atau mengandung makanan bisa mengundang serangga yang akhirnya merusak pakaian kita.
  5. Baju anda bisa digantung di hanger agar baju rapi tanpa bekas lipatan. Untuk celana bisa digantung dan bisa juga dilipat untuk menghemat ruangan penyimpanan pakaian.
  6. Gunakan kamper dan alat penghilang kelembabab air untuk menjaga pakaian anda tetap terjaga dalam kondisi yang prima dan baik serta menghadang serangga perusak pakaian kita.

Sumber: organisasi.org

Tips Menyetrika Pakaian


  1. Gunakan cairan pelicin pakaian agar hasil setrikaan lebih bagus, tidak kusut dan harum baunya.
  2. Untuk kaos dan pakaian lain yang ada sablonan sebaiknya disetrika setelah dibalik di mana yang tersetrika adalah bagian sisi yang lainnya agar sablonan awet tidak ngelotok, rusak atau luntur terkena suhu panas.
  3. Setrikalah baju anda sesuai aturan yang tertera pada label pesan perlakuan pakaian yang biasanya ada di bagian leher atau pinggang. Pelajari suhu-suhu yang perlu diset untuk setiap jenis bahan agar tidak salah setrika.
  4. Menyetrika pakaian sebaiknya dilakukan ketika pakaian benar-benar kering habis dijemur di terik matahari cukup agar pakaian lebih awet tidak rapuh.

Sumber: organisasi.org

Tips Menjemur Pakaian


  1. Untuk bahan seperti kaos yang bisa melar sebaiknya pada saat dijemur jangan digantung dengan hanger agar kerah atau bagian leher tidak melar.
  2. Pakaian yang ada sablon / sablonan seperti kaos / t-shirt sebaiknya dijemur setelah baju dibalik. Jadi yang terkena matahari secara langsung adalah baju bagian dalam agar warna baju tidak cepat pudar, kusam dan mbladus.
  3. Selain dengan cara menjemur pakaian pada sisi sebaliknya, bisa juga menjemur pakaian dengan posisi miring terhadap cahaya matahari agar tidak terlalu panas.
  4. Dalam menjemur pakaian sebaiknya gunakan penjepit baju agar baju kita tidak beterbangan tertiup angin kencang yang dapat membuat baju kembali kotor jika jatuh ke tanah atau lantai yang kotor.

Sumber: organisasi.org

Tips Mencuci Pakaian

  1. Untuk pakaian yang baru dibeli, baru dikasih orang, baru dapat hadiah, dan sebagainya sebaiknya dalam mencuci kita cuci sendiri tidak digabung dengan pakaian yang lain dan tidak di mesin cuci agar aman dari kasus kelunturan. Jika pencucian pertama dan kedua tidak ada masalah maka kita boleh menggabungkannya dengan pakaian lain untuk pencucian selanjutnya.
  2. Pilah-pilah pakaian sebelum mencuci berdasarkan tingkat kekotorannya. Jangan menggabung pakaian yang habis dipakai untuk bermain lumpur atau kain pel dengan baju-baju yang dipakai sehari-hari karena baju yang tadinya bersih bisa terkontaminasi kotoran.
  3. Jangan rendam kaos, celana, baju, dan lain-lain yang disablon terlalu lama lebih dari satu jam di dalam larutan deterjen agar tidak rusak.
  4. Apabila anda membeli atau mendapat baju bekas / second yang pernah dipakai orang lain maka cuci pakaian tersebut dengan deterjen yang dapat membunuh kuman agar penyakit-penyakit yang menempel di baju-baju tersebut dapat bersih.
  5. Pada saat mencuci gunakan perasaan dan jangan emosi. Hati-hati pada saat menyikat pakaian, memeras pakaian, mengucek pakaian, membanting pakaian, dll jangan terlalu keras agar baju-baju tidak cepat rusak dan melar.
  6. Bila menginginkan hasil yang lebih baik dan lebih bersih serta lebih yakin maka sebaiknya anda cuci pakaian tersebut secara manual dengan tangan anda sendiri. Mesin cuci yang pada saat mencuci diset tidak sesuai dengan bahan pakaian atau sablon bisa membuat pakaian rusak.
  7. Biasanya pada laber pakaian yang terdapat di leher atau bagian pinggang terdapat pesan-pesan dari pabrik mengenai perlakuan yang seharusnya dilakukan pada saat mencuci pakaian tersebut. Ada aturan tentang suhu air, zat kimia untuk mencuci, cara menyetrika, dsb. Pelajari bahan-bahan pakaian dan cara pencuciannya agar tidak salah metode / teknik mencuci.
  8. Zat pemutih pakaian yang terlalu kuat dapat menyebabkan sablon mengelupas dan rusak serta membuat bahan pakaiannya menjadi lebih tipis dan kasar.
  9. Pakaian jenis tertentu dengan bahan khusus atau mudah rusak sebaiknya cucilah di tempat cuci laundry profesional agar pakaian kita bisa awet selalu.
  10. Pada bilasan terakhir kita bisa menggunakan cairan pelembut dan pewangi pakaian untuk hasil pencucian yang terbaik.
  11. Jika ada baju kita yang terkena noda makanan atau noda kimia lainnya sebaiknya lekas dibersihkan agar lebih mudah dihilangkan nodanya daripada menunggu yang akhirnya malah sulit dibersihkan.
  12. Hati-hati dengan pembersih noda / bleaching karena bisa mengubah warna pakaian anda jadi belang. Tes dulu pada bagian bahan yang tersembunyi sebelum mencoba membersihkannya.
  13. Untuk baju-baju khusus yang mahal atau baju kesayangan kita sebaiknya jangan sering dipakai dan jangan dibawa tidur agar tidak cepat rusak.
  14. Untuk pakaian yang digunakan sehari-hari dengan bahan umum dan murah bisa anda cuci di tempat laundry kiloan. Tetapi untuk jenis pakaian khusus yang mahal dengan bahan khusus sebaiknya anda cuci di laundry khusus satuan bukan kiloan agar pakaian anda dicuci dengan cara yang sesuai. 

Sumber: organisasi.org

Prosedur Komplain

Komplain pada Laundry Kiloan baik untuk baju yang hilang atau rusak :

  • 1 potong baju atasan /bahan yang ringan (kemeja, kaos, blouse, dll) akan kami perhitungkan : Berat per potong 0.5 kg dan dikalikan sebanyak 10 x ongkos cuci Rp. 7.000,- = Rp. 35.000,- atau dapat pula diakumulasikan menjadi 5 kg gratis cuci reguler.
  • 1 potong baju bawahan / bahan yang berat (celana, jeans, dll) akan kami perhitungkan : Berat per potong 0.6 kg dan dikalikan sebanyak 10 x ongkos cuci Rp. 7.000,- = Rp. 42.000,- atau dapat pula diakumulasikan menjadi 6 kg gratis cuci reguler.


Catatan :
 

  1. Komplain  hanya dapat dilayani maksimal 24 jam dari saat barang di terima oleh  pelanggan, baik untuk pelanggan dari outlet ataupun pelanggan dari agen.
  2. Proses komplain akan hanya dilayani dengan menunjukkan nota atau menyerahkan nomer nota dan tanggal masuk cuciannya.
  3. Lebih dari 24 jam,segala bentuk komplain tidak dapat ditanggapi.
  4. Proses komplain memerlukan waktu untuk investigasi kasus dan penyelesaiannya
  5. Semua bentuk komplain akan di urus oleh Outlet Pusat, termasuk order dari Agen akan diurus langsung oleh Outlet Pusat

Kontak Kami

Cakupan Layanan

CAKUPAN AREA LAYANAN ANTAR - JEMPUT CUCIAN
Saat ini RADDIEN LAUNDRY (workshop / diluar agen) hanya melayani pelayanan antar-jemput untuk wilayah :

  • KOTA SERANG
  • Untuk wilayah di luar CAKUPAN AREA LAYANAN bisa dilakukan dengan perjanjian khusus dan dengan minimal order 5 Kg atau dapat juga menghubungi Agen-agen resmi kami yang terdekat.

Daftar Harga

Harga Reguler:
Cuci - Kering - Setrika - Pewangi - Lipat - Packing
  • Rp. 5.000,-/kilogram


Harga Express:
Cuci - Kering - Setrika - Pewangi - Lipat - Packing
  • 4 Jam : Rp. 15.000,-/kilogram
  • 12 Jam : Rp. 10.000,-/kilogram
  • 24 Jam : Rp. 8.000,-/kilogram
  1. Tidak berlaku untuk pakaian bayi, balita dan bed cover. 
  2. Tidak termasuk waktu untuk antar/jemput cucian.


Harga dapat sewaktu-waktu berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Keunggulan

Keunggulan RADDIEN LAUNDRY dan merupakan keuntungan lebih bagi Anda jika menggunakan jasa cuci pakaian kami antara lain adalah :

  1. Mengutamakan kesempurnaan dalam kualitas yang diberikan kepada seluruh pelanggan.
  2. Menggunakan Chemical Laundry berkualitas Premium yang Ramah Lingkungan.
  3. Adanya Garansi Cuci Ulang tanpa dipungut biaya tambahan bagi Anda yang mungkin kurang puas dengan hasil kerja kami, misalkan  tidak bersih ataupun tidak rapi dalam hasil setrika.
  4. Menggunakan Tenaga Kerja Profesional yang telah ditraining/dilatih.
  5. Menggunakan pedoman cuci berdasarkan Textile Care Washing Symbol sehingga cucian Anda senantiasa awet dan sesuai dengan usia pakainya.
  6. Menggunakan Mesh Laundry Bag (Kantong Cuci Khusus) dalam mencuci sehingga serat pakaian Anda tidak akan menjadi rusak karena sering di tusuk oleh jarum tag gun untuk pin label dan risiko untuk tertukar sangat kecil.
  7. Cucian pelanggan tidak dicampur saat mencuci, sehingga mudah dalam pengontrolan dan tidak membuat pelanggan risih.
  8. Tersedia area basah dan area kering, sehingga tidak mengganggu proses pencucian, proses pengeringan, dan proses setrika.
  9. Menggunakan mesin pengering pakaian dan lemari khusus pengering dan tidak menggunakan pengeringan sinar matahari, sehingga cucian anda senantiasa steril dari debu dan kotoran lain yang mungkin menempel.
  10. Berbagai Surprise Reward yang  menarik yang selalu kami  berikan sebagai wujud kepedulian kami terhadap pelanggan.

Prosedur Kerja

Prosedur Kerja yang diterapkan dalam penanganan setiap order yang masuk :
  1. Proses inspeksi pakaian yaitu memeriksa tiap kantung saku akan di cek agar tidak ada barang yang tertinggal serta proses pengecekan awal menggunakan kartu order.
  2. Setiap pakaian akan dicek terlebih dahulu  apakah ada bagian tertentu yang sebenarnya tidak boleh dicuci.
  3. Pengelompokan cucian berdasarkan warna, jenis material cucian, dan jenis tertentu yang memungkinkan terjadi kelunturan.
  4. Setiap ada noda atau kotoran membandel, akan dibersihkan terlebih dahulu atau melalui proses perendaman dengan chemical khusus sebelum dilakukan pencucian.
  5. Pencucian dengan tangan (manual) akan dilakukan bila dibutuhkan tergantung dari jenis material cucian.
  6. Pencucian dengan chemical laundry berkualitas premium dan ramah lingkungan serta menggunakan kantong cuci khusus agar tidak terjadi kerusakan atau tersangkut di dalam mesin cuci. Kami pun mencuci tidak menggunakan tag pin guna menghindari terjadinya kerusakan serat pakaian yang diakibatkan tusukan jarum tag gun.
  7. Pakaian yang telah dicuci akan segera dipindahkan ke mesin pengeringan untuk dikeringkan sesuai jadwal yang ditetapkan.
  8. Proses penyemprotan pewangi pakaian dengan takaran yang pas yang mampu menempel di pakaian dalam jangka waktu lama.
  9. Pengecekan terakhir untuk menjamin bahwa pencucian telah dilakukan sesuai prosedur kerja dan kartu order agar tidak tertukar.
  10. Semua pakaian bersih dibiarkan sesaat agar pewangi pakaian meresap ke serat kain.
  11. Proses pengepakan dan pengemasan dengan rapi dan terlindungi dan masuk dalam rak pengambilan ataupun proses pengantaran.

Tentang Kami

RADDIEN LAUNDRY adalah jasa usaha Laundry dengan sistem kiloan dan satuan yang berlokasi di Perumahan ...................... Serang - Banten.

Kehadiran RADDIEN LAUNDRY adalah untuk menyikapi perubahan gaya hidup dan tuntutan kesibukan, antara lain:

  1. Memanfaatkan gaya hidup malas mencuci.
  2. Perubahan gaya hidup  dan tuntutan kesibukan, banyak mahasiswa, karyawan, dan ibu rumah tangga, yang tidak memiliki waktu untuk mencuci pakaian mereka, dan menyerahkannya pada usaha laundry kiloan.
  3. Kondisi cuaca saat ini yang mengakibatkan pakaian sering lebih mudah menjadi kotor, bahkan dimusim penghujan, dengan mencuci manual pasti akan sulit menjadi kering, oleh karenanya banyak yang menyerahkan pakaian kotor mereka ke laundry-laundry.
  4. Trend mencuci di laundry sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...